Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Lifestyle Zero Waste: Mulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan ala Gen Z

Internship Radar Kediri • Kamis, 21 Agustus 2025 | 03:30 WIB
Iustrasi zero waste
Iustrasi zero waste

JP RADAR NGANJUK-Generasi Z kini tak hanya dikenal sebagai generasi paling akrab dengan teknologi, tetapi juga generasi yang peduli pada isu keberlanjutan.

Salah satu tren gaya hidup yang semakin populer di kalangan mereka adalah zero waste lifestyle gaya hidup minim sampah yang ramah lingkungan. Dengan lifestyle ini, Gen Z berusaha meminimalkan limbah yang dihasilkan agar bumi tetap lestari dan masa depan lebih hijau.

Apa Itu Zero Waste?

Konsep zero waste berarti berusaha meminimalkan sampah hingga mendekati nol dengan cara reduce, reuse, recycle, repair, dan refuse. Menurut laporan What a Waste 2.0 dari World Bank, dunia saat ini menghasilkan sekitar 2,01 miliar ton sampah padat per tahun, dan angka ini diproyeksikan meningkat menjadi 3,4 miliar ton pada 2050 jika tidak ada perubahan signifikan.

Gen Z dan Kebiasaan Baru

Gen Z membuktikan bahwa kepedulian lingkungan bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Beberapa kebiasaan yang mereka jalani antara lain:

Menurut survei dari First Insight & The Wharton School, sekitar 62% Gen Z lebih memilih merek berkelanjutan, dan 73% rela membayar lebih untuk produk ramah lingkungan.

Dari Lifestyle ke Tren Sosial

Media sosial menjadi motor penggerak tren zero waste di kalangan Gen Z. Hashtag seperti #zerowaste dan #sustainability ramai digunakan untuk berbagi tips, mulai dari DIY wadah makanan, membuat sabun alami, hingga ide kreatif mendaur ulang pakaian.

Bahkan, World Economic Forum mencatat bahwa 3 dari 4 anak muda Gen Z lebih memilih membeli produk berkelanjutan ketimbang sekadar mempertimbangkan nama merek.

Membawa botol minum sendiri bisa menghemat pengeluaran harian, sementara belanja sayur tanpa kemasan plastik di pasar lokal cenderung lebih murah. Selain itu, menurut UNEP (2024), biaya global akibat pengelolaan sampah yang tidak tepat bisa mencapai US$640 miliar per tahun pada 2050 jika tak ada aksi nyata.

Baca Juga: Mengapa Hujan di Indonesia Tak Mau Pergi?

Zero waste bukan berarti hidup tanpa sampah sama sekali, melainkan bagaimana kita lebih bijak dalam menggunakan barang. Bagi Gen Z, gaya hidup ini adalah cara menunjukkan kepedulian pada bumi sekaligus menjadi identitas sosial.

Dengan langkah sederhana, mereka sudah ikut mengurangi beban bumi yang semakin berat.

Fun Fact: Menurut data World Bank, dunia menghasilkan lebih dari 2 miliar ton sampah setiap tahun, dan plastik butuh waktu ratusan tahun untuk terurai. Dengan gaya hidup zero waste, setiap individu bisa ikut menekan angka tersebut.

 

Melanie Putri Devianasari-Mahasiswa UN PGRI Kediri

Editor : Jauhar Yohanis
#zero waste #Gen Z #gaya hidup #lingkungan #sampah