JP RADAR NGANJUK-Banyak orang mungkin berpikir bahwa sunscreen hanya perlu dipakai saat matahari sedang terik. Ketika langit mendung atau hujan, sering kali kita merasa aman untuk keluar rumah tanpa perlindungan kulit. Namun, anggapan ini ternyata keliru.
Menurut American Academy of Dermatology, sekitar 80% sinar ultraviolet tetap bisa menembus awan, sehingga kulit tetap berisiko terpapar meski matahari tertutup mendung.
Hal ini menjelaskan mengapa seseorang bisa tetap mengalami kulit gosong atau bahkan terbakar ringan saat berada di luar ruangan pada hari yang tampak suram. Dengan kata lain, cuaca bukan penentu utama ada tidaknya risiko paparan UV, karena sinar tersebut tetap bekerja diam-diam di balik awan.
Baca Juga: Kenapa Sunscreen Penting? Ini Manfaat yang Sering Diabaikan!
Penjelasan serupa juga disampaikan oleh Yale Medicine. Dalam laporannya, mereka menegaskan bahwa radiasi UV tetap dapat menembus awan dan secara perlahan menimbulkan kerusakan kulit jangka panjang, mulai dari penuaan dini hingga munculnya bintik hitam.
Bahkan, risiko kumulatif akibat paparan UV harian bisa meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker kulit di masa depan.
Karena itu, penggunaan sunscreen bukanlah sekadar kebutuhan musiman yang hanya dilakukan saat musim panas. Justru, sunscreen perlu dipakai setiap hari sepanjang tahun, termasuk pada saat mendung, hujan, atau ketika kita lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan dengan jendela terbuka.
Baca Juga: Physical Sunscreen vs Chemical Sunscreen: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulitmu?
Lalu, bagaimana sebaiknya? Para ahli merekomendasikan sunscreen dengan SPF minimal 30 dan perlindungan broad-spectrum agar efektif melawan sinar UVA dan UVB.
Sunscreen juga perlu diaplikasikan merata pada wajah, telinga, leher, hingga tangan—bagian tubuh yang sering kali terabaikan. Jangan lupa untuk mengulang pemakaian setiap dua jam, terutama bila beraktivitas di luar ruangan atau terkena air.
Pada akhirnya, sunscreen bukan hanya soal mencegah kulit terbakar sesaat, tetapi juga soal menjaga kesehatan kulit jangka panjang.
Jadi, meskipun langit tampak mendung dan matahari tidak bersinar terang, kulit kita tetap membutuhkan perlindungan. Anggaplah sunscreen sebagai kebutuhan harian, sama pentingnya dengan menyikat gigi atau mencuci wajah.
Penulis: Redinta Rachma Ayshafa - Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Jauhar Yohanis