Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Mau Fasih Bahasa Asing? Coba Teknik Shadowing!

Internship Radar Kediri • Senin, 1 September 2025 | 22:01 WIB
Ilustrasi Shadowing Method
Ilustrasi Shadowing Method

JP RADAR NGANJUK-Banyak orang yang belajar bahasa asing sering terjebak pada membaca buku teks atau menghafal kosakata. Padahal, salah satu kunci terpenting dalam menguasai bahasa adalah kelancaran berbicara. Nah, ada metode yang efektif dan terbukti membantu, yaitu teknik shadowing.

Shadowing adalah teknik belajar bahasa dengan menirukan ucapan penutur asli secara langsung. Saat mendengarkan audio (misalnya podcast, film, atau rekaman percakapan), pelajar diminta menirukan kata demi kata secepat mungkin, seolah-olah menjadi bayangan suara penutur asli.

Artikel FluentU menjelaskan bahwa shadowing adalah teknik menirukan audio kata demi kata secara hampir bersamaan, seperti “parrot,” sehingga membantu memperbaiki pelafalan, aksen, dan kefasihan berbicara. Tujuan utamanya adalah melatih telinga dan mulut agar terbiasa dengan intonasi, ritme, dan pelafalan bahasa yang sedang dipelajari.

Baca Juga: Bahasa Tubuh Jadi Penentu dalam Public Speaking

Manfaat Shadowing

  1. Meningkatkan Pronunciation
    Dengan menirukan pelafalan penutur asli, lidah dan mulut terbiasa membentuk suara yang benar.
  2. Melatih Kelancaran Berbicara
    Karena dilakukan tanpa jeda panjang, shadowing membantu otak memproses kata lebih cepat sehingga bicara jadi lebih lancar.
  3. Meningkatkan Listening Skill
    Telinga dilatih membedakan bunyi dan intonasi, bahkan dalam percakapan cepat.
  4. Membangun Kepercayaan Diri
    Semakin sering latihan, semakin berkurang rasa ragu untuk berbicara dalam bahasa asing.

Baca Juga: Simak 4 Tips Agar Jago Bahasa Inggris

Cara Melakukan Shadowing

  1. Pilih Materi yang Tepat
    Gunakan audio dari penutur asli, misalnya film, drama, TED Talk, atau podcast. Awali dengan durasi pendek (1–2 menit).
  2. Dengarkan Sekali Tanpa Menirukan
    Pahami dulu konteks kalimat, nada, dan kecepatan bicara.
  3. Mulai Menirukan (Shadowing)
    Putar ulang audio, lalu ucapkan kata-kata secara bersamaan dengan penutur asli. Jangan berhenti meski ada kata yang terlewat.
  4. Ulangi Beberapa Kali
    Lakukan 3–5 kali hingga terasa lancar.
  5. Rekam Suara Sendiri
    Bandingkan rekaman dengan audio asli untuk mengecek pengucapan dan intonasi.
  6. Naikkan Level Kesulitan
    Setelah terbiasa, coba materi yang lebih panjang dan lebih cepat.

Baca Juga: Code-Switching: Tren Gaul atau Gejala Bahasa yang Krisis?

Tips Agar Shadowing Lebih Efektif

  1. Pilih konten yang menarik, supaya tidak cepat bosan.
  2. Latihan rutin 10–15 menit per hari lebih efektif daripada sekali lama tapi jarang.
  3. Jangan khawatir salah ucap, fokus pada kelancaran dulu, detail bisa diperbaiki belakangan.
  4. Gunakan subtitle di awal, lalu lepaskan setelah mulai terbiasa.

Teknik shadowing bukan sekadar menghafal kata, tetapi membiasakan otak, telinga, dan mulut bekerja bersama dalam memproses bahasa. Dengan latihan rutin, kemampuan berbicara bisa meningkat pesat tanpa harus belajar tata bahasa terlalu lama di awal.

Baca Juga: Ketika Bahasa Global Menyusup ke Setiap Obrolan

 

Penulis: Redinta Rachma Ayshafa - Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya

Editor : Jauhar Yohanis
#teknik belajar #bahasa asing #Belajar Bahasa #Speaking Skill #Shadowing