JP RADAR NGANJUK-Kamu mungkin pernah mendengar istilah “fake it till you make it” alias “berpura-puralah sampai berhasil”. Nasihat ini sering dipakai untuk berbagai hal termasuk soal kebahagiaan. Katanya, kalau kamu sedang sedih coba saja tersenyum. Dengan begitu, suasana hatimu akan jauh lebih baik. Benarkah anggapan tersebut?
Fenomena ini dikenal dengan nama facial feedback hypothesis atau hipotesis umpan balik wajah. Teorinya adalah ekspresi wajah kita bisa memengaruhi emosi yang dirasakan. Misalnya, tersenyum bisa memicu rasa bahagia, meski awalnya hanya berpura-pura.
Sebuah studi terbaru yang diterbitkan di jurnal Nature Human Behaviour memberikan jawaban menarik. Penelitian ini dipimpin oleh Nicholas Coles dari Stanford University dan melibatkan 3.878 partisipan dari berbagai negara.
Uniknya, para peserta tidak diberitahu apa tujuan penelitian ini. Mereka diberi instruksi yang berbeda. Mulai dari menirukan foto aktor yang tersenyum, menjepit pena di antara gigi, hingga diminta tersenyum biasa. Sebagai pembanding, ada juga kelompok yang tetap berekspresi netral.
Hasilnya menunjukkan orang yang tersenyum atau menirukan aktor yang tersenyum merasa sedikit lebih bahagia dibanding mereka yang wajahnya datar. Adapun teknik “pena di mulut” ternyata kurang efektif, mungkin karena otot yang aktif berbeda dari otot senyum alami.
Nicholas Coles menjelaskan, “Pengalaman emosi yang kita rasakan sebagian dipengaruhi oleh sensasi tubuh.” Dengan kata lain, ekspresi wajah kita memang bisa mengirim sinyal balik ke otak.
Masih ada perdebatan soal bagaimana mekanisme ini benar-benar terjadi. Beberapa penjelasan yang mungkin adalah dari aspek fisiologis dan sosial. Gerakan tersenyum bisa memicu proses biologis yang berkaitan dengan emosi. Selain itu, tersenyum memancing respon positif dari orang lain, dan itu membuat kita merasa lebih baik.
Penelitian ini menunjukkan bahwa tersenyum, bahkan jika awalnya terpaksa dapat memberi dorongan kecil bagi suasana hati.
Meskipun efeknya tidak besar, hasil studi ini cukup meyakinkan bahwa tersenyum bisa sedikit mengangkat mood. Jadi, kalau sedang merasa muram, tidak ada salahnya mencoba tersenyum. Bisa jadi itu langkah kecil menuju perasaan yang lebih baik.
Widia Isnaini Rochmatun Nikmah-Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Jauhar Yohanis