Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Make Up Kedaluwarsa Bisa Bahaya, Ini Cara Mengenalinya!

Rully Prasetyo • Jumat, 12 September 2025 | 21:33 WIB
Make Up Kadaluwarsa Berbahaya bagi Kulit
Make Up Kadaluwarsa Berbahaya bagi Kulit

JP RADAR NGANJUK - Make up menjadi bagian penting dari rutinitas kecantikan banyak orang. Selain membuat penampilan lebih menarik, produk make up juga bisa meningkatkan rasa percaya diri. Namun, penting untuk diingat bahwa setiap produk make up memiliki masa pakai tertentu.

Menggunakan make up yang sudah kedaluwarsa tidak hanya mengurangi kualitas hasil riasan, tetapi juga bisa menimbulkan risiko bagi kulit dan mata, seperti iritasi, jerawat, hingga infeksi.

Sayangnya, banyak orang tetap memakai produk lama karena tampak baik-baik saja atau belum habis. Oleh karena itu, penting mengetahui tanda-tanda bahwa make up sudah tidak aman digunakan.

Tanda-Tanda Make Up Sudah Kedaluwarsa

1. Tanggal kedaluwarsa lewat

Setiap produk make up biasanya mencantumkan tanggal kedaluwarsa pada kemasan atau simbol berupa jar terbuka dengan angka, misalnya 6M, 12M, atau 24M, yang menunjukkan jumlah bulan aman setelah dibuka. Jika produk sudah melewati periode ini, sebaiknya dibuang meskipun terlihat masih normal.

2. Bau berubah

Make up yang sudah kedaluwarsa sering kali mengeluarkan bau yang berbeda dari saat pertama kali dibeli. Bau asam, tengik, atau tidak sedap adalah tanda bahwa bahan dalam produk mulai terurai atau terdapat pertumbuhan bakteri.

3. Warna berubah

Perubahan warna bisa terjadi pada eyeshadow, blush, lipstick, atau foundation. Warna yang memudar, kusam, atau tampak terpisah antara pigmen dan minyak menandakan bahwa formula sudah tidak stabil dan sebaiknya tidak dipakai lagi.

Baca Juga: Soft Glam VS Klasik, Ini Gaya Make Up Pengantin yang Lagi Digemari di 2025 Menurut MUA

4. Tekstur berubah

Perhatikan tekstur produk. Foundation yang terpisah, bedak yang menggumpal, lipstick yang pecah atau kering, dan cream yang menjadi lebih encer atau terlalu kental, semuanya merupakan tanda kerusakan pada formula. Produk dengan tekstur yang berubah sulit diaplikasikan dan tidak memberikan hasil yang maksimal.

 

5. Muncul iritasi atau sensasi tidak nyaman

Jika make up menimbulkan rasa panas, gatal, perih, atau menyebabkan mata merah dan berair, itu bisa menjadi tanda reaksi kulit terhadap bahan yang sudah rusak. Segera hentikan penggunaan produk tersebut untuk mencegah masalah lebih serius.

6. Perubahan pada kemasan

Kadang-kadang kerusakan produk terlihat dari kemasan, misalnya pump yang macet, tutup yang retak, atau wadah yang bocor. Hal ini bisa memengaruhi kualitas produk di dalamnya dan meningkatkan risiko kontaminasi bakteri.

Baca Juga: Alis Dicukur vs Tidak Dicukur: Mana yang Lebih Baik untuk Riasan Pengantin? Ini Penjelasan MUA!

7. Adanya pertumbuhan jamur atau kotoran

Terutama pada produk berbasis cream atau liquid, adanya bintik-bintik putih atau hitam, serpihan, atau gumpalan aneh menandakan kontaminasi. Produk seperti ini harus segera dibuang karena sangat berisiko menyebabkan infeksi kulit atau mata.

Memastikan make up masih aman digunakan sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit dan mata. Selalu periksa tanggal kedaluwarsa, amati bau, warna, dan tekstur produk, serta perhatikan reaksi kulit saat digunakan.

Simpan make up di tempat yang sejuk, kering, dan jauh dari sinar matahari langsung agar kualitasnya tetap terjaga. Dengan rutin mengecek kondisi produk, kulit tetap sehat, make up lebih maksimal, dan risiko iritasi atau infeksi bisa dihindari.

Baca Juga: Lip Gloss Vs Lip Vinyl, Manakah yang Paling Worth It Untuk Hasilkan Kilau Bibir Cantikmu

 

Penulis: Redinta Rachma Ayshafa - Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya

Editor : Miko
#Iritasi #tanggal #tekstur #kadaluwarsa #make up #Bau Air Kencing #warna