Tanaman hidroponik tumbuh lebih cepat. Pada budidaya dengan media tanah tanaman harus menunggu akar menyerap nutrisi dari tanah. Sementara pada hidroponik, nutrisi langsung larut dalam air sehingga bisa langsung diserap tanaman. Inilah alasan mengapa pertumbuhan tanaman hidroponik cenderung lebih singkat.
Keuntungan kedua adalah jauh lebih bersih dan minim penyakit. Hidroponik tidak bersentuhan dengan tanah. Oleh karena itu, tanaman juga terhindar dari penyakit tanah yang sering merugikan.
Mikroorganisme patogen yang biasanya ada di tanah pun tidak menyentuh tanaman. Hasilnya, tanaman lebih bersih, lebih sehat, dan relatif tahan terhadap hama tertentu. Misalnya, ulat daun yang biasanya menyerang sayuran di lahan terbuka.
Sayuran hidroponik dikenal punya kualitas lebih tinggi. Teksturnya lebih renyah, rasanya segar, dan nutrisinya lebih terjaga. Banyak penelitian menyebutkan sayuran hidroponik lebih kaya vitamin karena ditanam tanpa pestisida berbahaya.
Bagi tubuh manfaatnya akan sangat terasa, seperti membantu menjaga daya tahan, mendukung pola makan sehat, dan aman dikonsumsi setiap hari.
Keunggulan lainnya, hidroponik bisa dilakukan di mana saja. Asalkan ada sumber air dan listrik. Tanaman biasanya dipetik langsung dari greenhouse, sehingga terjamin bebas bahan kimia berbahaya. Tidak heran jika hidroponik semakin populer dan diprediksi sebagai masa depan sektor pertanian.
Widia Isnaini Rochmatun Nikmah-Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Editor : Miko