Media tanam berfungsi bukan hanya sebagai tempat berdirinya tanaman, tapi juga sebagai penyedia unsur hara, air, dan udara bagi akar. Kalau medianya terlalu padat, akar susah bernapas. Kalau terlalu gembur tanpa nutrisi, tanaman juga tidak bisa tumbuh subur. Jadi, kuncinya ada di keseimbangan. Berikut beberapa bahan sederhana yang dapat kamu jadikan media tanam:
Tanah Kebun
Ini bahan utama yang paling mudah didapat. Tanah kebun biasanya sudah mengandung mineral alami. Tapi supaya lebih subur tanah perlu dicampur dengan bahan organik agar lebih gembur.
Kompos atau Pupuk Kandang
Sisa daun kering, rumput, atau kotoran ternak yang sudah matang bisa jadi kompos atau pupuk kandang. Menurut penelitian kompos kaya akan nitrogen, fosfor, dan kalium tiga unsur utama yang membuat tanaman tumbuh sehat.
Sekam Padi
Sebagai daerah pertanian pasti nggak asing dengan sekam. Sekam mentah mampu membuat media tanam lebih gembur, sementara sekam bakar juga bermanfaat membunuh bakteri atau jamur penyebab penyakit.
Pasir
Kalau tanahmu terlalu liat (keras), tambahkan pasir. Pasir membantu memperbaiki sirkulasi udara dan drainase, sehingga akar tidak tergenang air.
Cocopeat (Serbuk Sabut Kelapa)
Kalau ada sabut kelapa, jangan dibuang! Setelah diolah jadi cocopeat, bahan ini bisa menyimpan air lebih lama. Cocok untuk tanaman di pot agar tidak cepat kering.
Campurkan tanah, kompos, dan sekam dengan perbandingan 2:1:1. Kalau perlu, tambahkan sedikit pasir atau cocopeat sesuai kebutuhan tanaman. Aduk rata, diamkan sebentar supaya bahan organiknya “matang”, lalu siap dipakai untuk menanam cabai, tomat, atau bunga hias.
Jadi, sebelum buru-buru beli media tanam kemasan, coba manfaatkan bahan sederhana yang ada di sekitar rumah. Selain hemat, kamu juga bisa mengembangkan ini jadi bisnis yang menjanjikan.
Widia Isnaini Rochmatun Nikmah-Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Editor : Miko