Kenapa Makeup Bisa Oksidasi? Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Abdurahman• Rabu, 17 September 2025 | 16:20 WIB
Make Up Oksidasi Membuat Kulit Jadi Kusam
JP RADAR NGANJUK-Banyak orang mengalami masalah ketika foundation atau cushion tampak sesuai di awal, tetapi beberapa jam kemudian berubah lebih gelap atau kusam. Kondisi ini dikenal sebagai oksidasi makeup. Fenomena ini bukan sekadar isu make up artist atau tren media sosial, melainkan sudah diteliti oleh para ilmuwan kosmetik.
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Skin Research & Technology menjelaskan bahwa perubahan warna pada foundation terjadi karena faktor internal kulit seperti sebum dan pH, serta faktor eksternal seperti paparan udara dan cahaya. Penelitian lain oleh Society of Cosmetic Chemists juga menegaskan bahwa oksidasi terutama dipicu oleh minyak kulit yang bereaksi dengan pigmen dalam produk.
Penyebab Make Up Oksidasi
1. Interaksi dengan Minyak Kulit (Sebum)
Sebum adalah faktor utama yang memicu oksidasi. Ketika pigmen foundation bercampur dengan minyak alami wajah, warnanya bisa berubah lebih gelap. Penelitian menunjukkan bahwa semakin berminyak kulit seseorang, semakin cepat pula proses oksidasi terjadi.
Foundation biasanya mengandung bahan pelarut volatil agar teksturnya ringan. Namun, saat bahan tersebut menguap setelah diaplikasikan, pigmen menjadi lebih pekat sehingga terlihat lebih gelap. Studi Chen dkk. (2022) membuktikan volatilitas tinggi berhubungan dengan tingkat darkening yang lebih signifikan.
3. Pigmen yang Digunakan
Sebagian besar foundation menggunakan iron oxides dan titanium dioxide sebagai pewarna. Iron oxides sendiri adalah pigmen yang memang sudah teroksidasi, tetapi tetap bisa berubah warna ketika terpapar minyak, oksigen, dan kondisi kulit.
4. pH Kulit
Perbedaan pH kulit (asam atau basa) ikut menentukan stabilitas produk di wajah. Kulit dengan pH lebih tinggi cenderung mempercepat reaksi kimia antara pigmen dan sebum, membuat foundation lebih mudah oksidasi.
Meskipun tidak sebesar pengaruh minyak kulit, paparan panas, keringat, polusi, dan cahaya matahari tetap bisa memperburuk oksidasi. Studi Society of Cosmetic Chemists menemukan bahwa faktor eksternal bisa mempercepat darkening hingga 10–20% tergantung kondisi pemakaian.
Cara Mencegah Makeup Oksidasi
Gunakan primer yang oil-control untuk mengurangi produksi sebum.
Pilih foundation dengan label “oxidation-resistant” atau oil-free.
Selalu set dengan bedak translucent agar pigmen lebih stabil.
Jika kulitmu sangat berminyak, pertimbangkan untuk memilih foundation satu tingkat lebih terang sebagai antisipasi.
Rutin membersihkan wajah dan menjaga pH kulit dengan toner lembut juga membantu menjaga kestabilan makeup.
Oksidasi make up adalah kombinasi dari faktor kulit, formulasi produk, dan lingkungan. Meski terlihat menyebalkan, fenomena ini sangat umum dan bisa diantisipasi dengan teknik serta produk yang tepat.
Seperti yang dikatakan oleh Chen dkk. (2022) dalam riset mereka, memahami mekanisme oksidasi foundation bisa membantu konsumen memilih produk yang sesuai dan membantu industri kosmetik mengembangkan formula lebih stabil.
Jadi, daripada panik ketika foundation berubah warna, lebih baik kita memahami penyebabnya dan menyesuaikan rutinitas make up agar hasil tetap flawless sepanjang hari.