Rayap akan memakan selulosa pada kayu. Awalnya rayap hanya membuat lubang kecil sebagai jalur untuk merusak kayu. Lama-lama kayu jadi keropos. Kerusakan bisa tak terlihat dari luar, tapi bagian dalam sudah kosong.
Jika kamu mendapati jendela maupun pintu terasa susah dibuka dan macet, Anda patut waspada. Mungkin rayap sudah mulai menggerogoti rumah Anda.
Tanda-tanda lain yang muncul biasanya kayu terasa kopong saat diketuk, terdapat serbuk halus di lantai, sering muncul sayap serangga kecil di sekitar rumah, dan perabot jadi rapuh atau berlubang.
Tak hanya itu rayap juga bisa menyasar buku dan dokumen penting. Bahkan, uang yang disimpan di lemari rapat-rapat bisa diserbu rayap. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membasmi rayap di rumah:
Siram Air Sabun
Rayap memiliki sistem pernapasan yang sangat sensitif terhadap air sabun. Itulah sebabnya cairan ini bisa dimanfaatkan untuk membasmi rayap. Ketika tubuh rayap terkena air sabun, saluran pernapasannya tersumbat sehingga mereka tidak dapat memperoleh oksigen.
Penggunaannya pun cukup mudah. Larutkan sabun cair ke dalam air hingga tercampur rata, lalu masukkan ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan langsung ke bagian furnitur yang diserang rayap.
Gunakan Kapur Barus
Kapur barus bukan hanya berguna untuk mengusir bau, tapi juga ampuh dalam mengatasi serangga perusak seperti rayap. Zat kimia di dalamnya menghasilkan aroma tajam yang membuat rayap enggan mendekat.
Cara penggunaannya pun sederhana. cukup tempatkan beberapa butir kapur barus di area furnitur atau sudut rumah yang rawan terserang rayap. Dengan begitu, serangga tersebut akan menjauhi tempat itu dan furnitur rumah tetap terlindungi.
Gunakan Larutan Garam
Garam bisa dijadikan senjata ampuh untuk mengusir rayap. Sifatnya yang mampu mengeringkan sekaligus mendisinfeksi membuat serangga kecil ini tidak betah. Caranya pun mudah, larutkan satu gelas garam dapur ke dalam satu liter air hangat, aduk sampai benar-benar tercampur.
Setelah itu, pindahkan larutan garam ke dalam botol semprot. Semprotkan langsung ke bagian-bagian rumah yang diserang rayap, seperti kayu, dinding, atau area lain yang mulai rusak. Dengan cara sederhana ini, koloni rayap bisa terkendali tanpa perlu bahan kimia berbahaya.
Gunakan Cuka dan Lemon
Rayap bisa diusir dengan bahan sederhana yang ada di dapur, yakni cuka dan lemon. Perpaduan keduanya cukup ampuh karena sifat asam pada cuka mampu mengganggu sistem saraf rayap, sementara asam sitrat dari lemon membuat serangga ini enggan mendekat.
Campurkan setengah gelas cuka putih dengan perasan buah lemon segar. Aduk hingga rata lalu masukkan ke dalam botol semprot supaya lebih praktis digunakan.
Langkah selanjutnya, semprotkan cairan tersebut pada bagian kayu, furnitur, atau celah dinding yang menjadi jalur rayap. Dengan pemakaian rutin, area rumah bisa tetap aman tanpa harus mengandalkan bahan kimia keras.
Membasmi rayap saja tidak cukup. Mereka bisa muncul lagi kapan saja. Supaya rumah tetap aman, ada baiknya melakukan langkah pencegahan.
Misalnya, pilih bahan bangunan yang tahan rayap saat membuat atau memperbaiki gudang, lakukan pengecekan rutin setiap beberapa bulan, dan jangan lupa memberikan perlakuan anti-rayap secara berkala agar koloni baru tidak sempat berkembang.
Rutin periksa bagian rumah yang rawan lembap, seperti kusen dan plafon. Jangan menumpuk kardus/kertas di rumah terlalu lama karena rayap suka selulosa. Selamat mencoba!
Widia Isnaini Rochmatun Nikmah-Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Editor : Karen Wibi