Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Jangan Salah Lagi! Ini Rahasia Menyimpan Keju agar Tetap Lembut dan Awet

Internship Radar Kediri • Jumat, 21 November 2025 | 19:49 WIB
Cara menyimpan keju agar teksturnya tetap lembut dan rasanya terjaga
Cara menyimpan keju agar teksturnya tetap lembut dan rasanya terjaga

JP RADAR NGANJUK Tidak jarang kita mengalami kekecewaan saat mengambil keju favorit dari kulkas, hanya untuk mendapatinya dalam keadaan kering, mengeras, atau bahkan ditumbuhi jamur. Fenomena ini tidak hanya mengurangi kenikmatan, tetapi juga mengakibatkan pemborosan secara ekonomi. Penyebab utama masalah ini umumnya terletak pada metode penyimpanan yang kurang tepat. Namun, dengan memahami karakteristik dasar keju dan menerapkan beberapa teknik penyimpanan yang tepat, kita dapat mempertahankan kelembapan, tekstur, dan cita rasa keju dalam waktu yang lebih lama.

Kunci sukses penyimpanan keju terletak pada pemahaman bahwa keju merupakan produk aktif yang memerlukan sirkulasi udara. Kesalahan umum yang sering terjadi adalah menyimpannya dalam wadah plastik kedap udara. Kemasan semacam ini justru memerangkap uap air yang dikeluarkan keju sekaligus menghambat pertukaran gas. Akibatnya, kelembapan berlebih memicu perkembangan jamur, sementara tekstur keju menjadi rusak dan aroma tidak sedap muncul.

 

Solusi yang dianjurkan adalah menggunakan kertas khusus keju (cheese paper) atau kertas perkamen sebagai pembungkus utama. Material ini didesain khusus untuk memfasilitasi pertukaran udara sekaligus mempertahankan kadar air optimal. Alternatifnya, dapat digunakan kertas lilin (wax paper) atau kertas roti yang kemudian dibungkus longgar dengan plastik wrap atau ditempatkan dalam wadah dengan sirkulasi terbatas. Pendekatan ini dapat meniru fungsi khusus cheese paper dalam skala rumah tangga.

Setelah dibungkus secara tepat, keju sebaiknya disimpan dalam laci penyimpanan sayuran (crisper) pada lemari pendingin. Area ini memiliki tingkat kelembapan yang lebih tinggi dan stabil dibandingkan rak utama, sehingga menciptakan lingkungan mikro yang ideal. Suhu penyimpanan optimal berkisar antara 1-4°C. Penyimpanan di rak pintu kulkas perlu dihindari karena fluktuasi suhu yang terjadi akibat频繁nya pembukaan pintu dapat mempercepat degradasi kualitas keju.

 

Pada keju yang telah dipotong, diperlukan perlakuan khusus mengingat permukaannya sangat rentan terhadap dehidrasi. Bagian yang terpapar udara harus segera dibungkus kembali. Sebagai langkah pencegahan tambahan, dapat dioleskan lapisan tipis mentega atau minyak zaitun pada permukaan potongan untuk membentuk barrier pelindung yang mengurangi penguapan air. Teknik sederhana ini terbukti efektif mempertahankan tekstur keju.

Aspek penting terakhir adalah penyajian yang tepat. Keluarkan keju dari kulkas sekitar 30-60 menit sebelum dikonsumsi untuk mengembalikan aroma dan cita rasanya yang optimal. Gunakan selalu pisau bersih dan kering saat memotong untuk mencegah kontaminasi mikroba. Dengan memperlakukan keju sebagai produk bernilai tinggi melalui tata kelola penyimpanan yang tepat, kita dapat senantiasa menikmati kualitas optimalnya tanpa menghadapi masalah keju yang mengeras atau busuk.

 

Dita Amelia Ningsih 

Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya 

Editor : Karen Wibi
#bahan makanan #tips dapur #keju #Pecinta Keju