Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Selamat Tinggal Kutu! 5 Cara Menyimpan Tepung agar Tetap Awet dan Bebas Hama

Internship Radar Kediri • Selasa, 2 Desember 2025 | 23:46 WIB
Cara tepat menyimpan tepung bisa mencegah kutu dan tetap awet
Cara tepat menyimpan tepung bisa mencegah kutu dan tetap awet

JP RADAR NGANJUK Masalah yang sering muncul di dapur bukan hanya bahan masakan yang habis, tetapi tepung yang tiba-tiba dipenuhi kutu-kutu kecil. Infestasi kutu pada tepung tidak hanya merusak kualitas bahan pangan dan membuatnya tidak layak pakai, tetapi juga dapat menyebar ke berbagai bahan kering lainnya. Kondisi ini biasanya muncul akibat cara penyimpanan yang kurang tepat, terutama ketika tepung terpapar udara lembap atau diletakkan dalam kemasan terbuka. Meski demikian, ada sejumlah langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga tepung tetap bersih dan aman dalam jangka panjang.

Hal paling utama yang perlu diperhatikan adalah pemilihan wadah. Pindahkan tepung dari kemasan aslinya—baik plastik maupun kertas—ke dalam wadah yang benar-benar kedap udara, seperti jar kaca, wadah plastik food-grade, atau kontainer stainless steel. Wadah yang tertutup rapat mampu melindungi tepung dari beberapa faktor penyebab kerusakan: kelembapan yang memicu mikroorganisme, aroma makanan lain yang dapat terserap, dan tentunya gangguan hama seperti kutu atau ngengat. Selain menjaga kualitas tepung, penggunaan wadah yang rapi juga membantu menata dapur lebih terorganisir.

 

Selain itu, bahan alami dapat dimanfaatkan sebagai pengusir kutu. Daun salam kering merupakan salah satu pilihan yang mudah ditemukan dan cukup efektif. Tempatkan satu hingga dua lembar daun salam di dasar wadah sebelum menuangkan tepung, atau sisipkan di sela-sela isinya. Aroma kuat dari daun salam berfungsi sebagai penangkal alami yang tidak disukai serangga, termasuk kutu tepung. Metode ini aman digunakan, bebas bahan kimia, dan tidak memengaruhi kualitas tepung.

Agar tepung tidak melewati masa simpan tanpa disadari, terapkan sistem penandaan tanggal. Tulis tanggal pembelian atau tanggal kedaluwarsa pada label yang ditempel di wadah penyimpanan. Prinsip First-In-First-Out (FIFO) membantu memastikan tepung yang dibeli lebih dahulu digunakan sebelum yang lebih baru. Ini penting karena meskipun disimpan baik, kualitas tepung dapat menurun seiring waktu, termasuk dari segi kesegaran dan kemampuan mengembang. Dengan penandaan yang jelas, penggunaan tepung bisa lebih terkontrol.

 

Lingkungan penyimpanan pun memengaruhi ketahanan tepung. Pastikan wadah disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, jauh dari panas kompor serta sinar matahari langsung. Lemari dapur yang tidak berdekatan dengan area cucian merupakan lokasi ideal. Jika tempat penyimpanan Anda cenderung lembap, hindari membeli tepung dalam jumlah besar sekaligus. Pembelian secukupnya lebih disarankan untuk menjaga kualitas bahan.

Dengan menerapkan teknik penyimpanan yang tepat—menggunakan wadah kedap udara, memanfaatkan daun salam, memberikan label tanggal, dan menempatkan wadah di lokasi yang sesuai—Anda dapat mempertahankan kualitas tepung sekaligus mencegah serangan kutu. Kebiasaan sederhana ini tidak hanya menjaga tepung tetap layak pakai, tetapi juga membantu memastikan keamanan pangan bagi keluarga. Saatnya merapikan dapur dan melindungi persediaan tepung Anda mulai hari ini!

 

Dita Amelia Ningsih 

Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya 

Editor : Karen Wibi
#wadah tahan lama #tepung bebas kutu #bahan makanan #tips dapur #hindari kutu