JP Radar Nganjuk - Dalam beberapa bulan terakhir, TikTok dan media sosial Gen Z dibanjiri oleh sederet istilah baru, termasuk side hustle yang kini semakin populer. Side Hustle menjadi salah satu yang paling sering muncul dalam konten produktivitas, finansial, dan dunia kerja. Namun, apa sebenarnya arti dibalik istilah tersebut?
Secara sederhana, side hustle adalah pekerjaan sampingan yang dilakukan di luar aktivitas utama yang bersifat fleksibel untuk menghasilkan pendapatan tambahan. Istilah ini mulai banyak digunakan untuk menggambarkan pekerjaan digital seperti desainer brand, jualan online, konten kreator hingga pekerjaan berbasis platform digital lainnya.
Baca Juga: Panduan Memilih Warna Hijab Sesuai Warna Kulit: Teori Warna dan Rekomendasi yang Tepat
Dari Mana Istilah Side Hustle Muncul?
Istilah side hustle muncul pertama kali di Amerika Serikat sejak era 1950 an untuk menggambarkan pekerjaan tambahan yang dilakukan seseorang demi mnutup kebutuhan ekonomi. Namun, istilah ini populer lagi pada awal tahun 2010-an ketika krisis ekonomi global membuat masyarakat mencari cara baru untuk menambah pemasukan.
Kepoppoulerannya meningkat pesat setelah tahun 2020, seiring perubahan pola kerja pascapandemi. Munculnya platform diggital dengan fitur jualan live nya seperti Tiktok Shop dan Shopee membuka peluang pekerjaan fleksibel yang bisa dikerjakan dari rumah. Sejak saat itu, side hustle menjadi istilah umum untuk segala bentuk pekerjaan sampingan yang sifatnya mandiri dan bisa dijalankan tanpa terikat jam kerja.
Mengapa Fenomena Side Hustle Populer di Kalangan Gen Z?
Populernya fenomena side hustle di kalangan Gen Z semakin kuat bukan tanpa alasan. Generasi ini tumbuh dalam era internet yang serba cepat, sehingga lebih mudah menangkap peluang kerja digital seperti menjadi konten kreator, editor video, desainer grafis, hingga pekerjaan online lainnya.
Namun tren ini juga didorong oleh realitas ekonomi saat ini. Biaya hidup yang terus meningkat membuat pendapatan utama sering kali tidak cukup untuk menutup kebutuhan sehari-hari bagi para Gen Z. Karena itu, istilah side hustle menjadi solusi yang dianggap relevan dan akhirnya melekat kuat dalam berbagai konten edukasi finansial yang ramai dibahas di media sosial Gen Z.
Baca Juga: Tak Cukup Hanya Pintar Kunci Sukses Ada pada IQ, EQ, dan SQ
Fenomena side hustle menunjukkan bagaimana Gen Z memanfaatkan perkembangan teknologi, media sosial, dan peluang digital untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menambah penghasilan. Dengan memahami apa itu side hustle, asal-usulnya, dan alasan kenapa tren ini mendominasi generasi muda, kita bisa melihat bahwa pekerjaan sampingan kini bukan sekadar tren sesaat, melainkan bagian penting dari cara Gen Z beradaptasi di dunia kerja modern.
Penulis: Azza Rizky Fayawa, Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Karen Wibi