JP RADAR NGANJUK Banyak orang beranggapan bahwa bumbu dapur kering seperti lada atau ketumbar bisa disimpan selamanya di rak dapur. Padahal, sama seperti bahan makanan lain, bumbu kering juga memiliki masa simpan yang terbatas. Meski tidak membusuk seperti sayur, bumbu-bumbu ini bisa kehilangan aroma, rasa, bahkan manfaatnya. Menggunakan bumbu yang sudah melewati masa terbaiknya dapat membuat masakan terasa datar dan kurang nikmat. Yuk, kenali ciri-cirinya agar hidangan yang Anda buat selalu sedap dan aromatik.
1. Lada
Baik yang masih utuh maupun sudah menjadi bubuk—perlahan menurun kualitasnya seiring waktu. Lada yang masih segar biasanya beraroma kuat dan memberi sensasi pedas yang tajam. Jika saat dicium aromanya sudah nyaris hilang dan ketika dicicipi terasa sangat lemah atau hampir hambar, itu tandanya minyak esensialnya sudah menguap. Lada yang sudah “melemah” seperti ini tidak mampu lagi memberikan karakter rasa yang seharusnya.
2. Bawang Putih
Bawang putih bubuk atau bawang putih butiran kering. Bawang putih segar dikenal dengan aromanya yang pekat. Namun ketika sudah kedaluwarsa, bumbu ini justru menimbulkan bau tengik seperti minyak lama. Selain itu, rasanya berubah pahit dan meninggalkan aftertaste yang tidak nyaman pada masakan. Jika bumbu bawang putih Anda mulai berbau aneh atau terasa getir, lebih baik segera diganti.
3. Jahe
Jahe bubuk. Ciri khas jahe adalah rasa pedas hangat yang langsung terasa. Dalam versi bubuk, kekuatan tersebut bisa memudar. Ketika sudah lewat masa simpannya, aroma pedas jahe menjadi hilang, rasanya berubah hambar dan kadang muncul sedikit pahit. Jika jahe bubuk tidak lagi memberikan sensasi hangat yang biasanya, kemungkinan besar kualitasnya sudah turun.
4. Kunyit
Baik dalam bentuk bubuk maupun irisan kering. Kunyit yang masih bagus biasanya berwarna kuning-oranye cerah dengan aroma segar yang khas. Jika warnanya mulai memudar menjadi cokelat kekuningan atau pucat, aromanya apek, dan rasanya sepat, itu tanda bahwa kunyit sudah tidak layak dipakai. Kunyit seperti ini tidak lagi bisa memberikan warna dan rasa maksimal pada masakan.
Baca Juga: Bukan Sekadar Obat Masuk Angin, Ini Fakta Ilmiah Air Jahe yang Mengejutkan!
5. Biji Ketumbar
Ketumbar segar memiliki warna kuning kecokelatan serta aroma citrus yang khas. Ketika mulai rusak, warnanya terlihat lebih pucat, bentuknya mengerut, dan aromanya berubah menjadi pahit. Saat digerus pun, ketumbar kedaluwarsa tidak lagi mengeluarkan wangi yang seharusnya harum dan segar.
Memahami ciri-ciri bumbu yang sudah menurun kualitasnya merupakan langkah penting untuk menjaga kualitas masakan. Simpanlah bumbu dalam wadah kedap udara dan letakkan di tempat sejuk serta terlindung dari cahaya untuk memperpanjang masa simpannya. Lakukan pengecekan berkala dengan mencium aroma dan mencicipi sedikit bumbu. Dengan menjaga kesegaran bumbu dapur, setiap hidangan yang Anda sajikan akan tetap memiliki rasa yang optimal dan menggugah selera.
Dita Amelia Ningsih
Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Karen Wibi