JP Radar Nganjuk - Kalau kamu baru mulai tertarik dunia berkebun, khususnya tanam buah sendiri di rumah, kelengkeng Matalada bisa jadi pilihan cerdas. Selain manis dan daging buahnya tebal, kelengkeng ini bijinya kecil banget, makanya dinamai “Matalada.” Tapi yang bikin makin menarik? Tanaman ini gampang banget tumbuh, bahkan buat kamu yang belum pernah tanam apapun sebelumnya.
Baca Juga: Kelengkeng Matalada, Si “Mini Seed” yang Manis, Genjah, dan Cocok Buat Ditaman di Pekarangan
Nah, berikut panduan cara awal menanam kelengkeng Matalada yang cocok banget buat pemula:
1. Pilih Bibit yang Berkualitas
Langkah pertama yang krusial banget adalah pilih bibit yang bagus. Pastikan kamu beli dari penjual terpercaya. Ciri-ciri bibit sehat:
- Batang kokoh dan tidak layu
- Daun hijau segar tanpa bercak
- Akar tidak busuk (kalau beli yang akar terbuka)
- Usia bibit sekitar 6–12 bulan (ideal untuk tanam langsung)
Baca Juga: Rahasia Sukses Merawat Pohon Kelengkeng Agar Berbuah Lebat
2. Siapkan Media Tanam
Kelengkeng Matalada cocok ditanam di tanah langsung atau dalam pot besar (tabulampot). Untuk hasil optimal:
Media tanam ideal:
- 1 bagian tanah gembur
- 1 bagian sekam bakar
- 1 bagian pupuk kandang matang
Pastikan media tanam punya drainase bagus supaya akar nggak tergenang air.
3. Lokasi Tanam Harus Full Sun
Tanaman ini doyan panas! Pilih lokasi tanam yang kena sinar matahari langsung minimal 6 jam per hari. Bisa di halaman, teras, rooftop, atau pekarangan belakang.
Kalau pakai pot, pastikan kamu bisa geser-geser sesuai arah matahari.
Baca Juga: Kelengkeng Cepat Berbuah, Pilih Jenis yang Tepat untuk Panen Lebih Cepat!
4. Waktu Tanam Terbaik
Waktu terbaik tanam kelengkeng Matalada adalah awal musim hujan (sekitar Oktober–Desember). Kenapa? Karena tanah lebih lembap alami dan kamu nggak perlu terlalu sering nyiram.
5. Cara Tanamnya Simpel Banget
- Gali lubang tanam 40 x 40 x 40 cm (untuk tanah langsung)
- Campur tanah galiannya dengan kompos/pupuk kandang
- Masukkan bibit ke lubang, jangan sampai leher akar tertimbun
- Siram secukupnya dan pasang ajir (penyangga) kalau perlu
Kalau tanam di pot, pilih pot ukuran diameter 50–60 cm dan lubangi bagian bawah untuk drainase.
6. Perawatan Ringan Tapi Konsisten
- Penyiraman: 1–2 kali sehari (tergantung cuaca)
- Pemupukan: Beri pupuk NPK atau organik sebulan sekali
- Pemangkasan: Pangkas tunas liar atau daun tua supaya energi fokus ke pertumbuhan buah
-
Pengendalian hama: Gunakan pestisida organik kalau ada ulat atau kutu daun
7. Kapan Bisa Panen?
Kalau dirawat dengan baik, kelengkeng Matalada bisa mulai berbuah dalam waktu 1,5–2 tahun. Dan kabar baiknya: dia termasuk jenis genjah alias cepat berbuah meski masih muda
Baca Juga: Jarak Tanam Ideal Kelengkeng untuk Hasil Maksimal
Menanam kelengkeng Matalada itu nggak harus ribet dan nggak harus punya lahan luas. Yang penting: niat, bibit bagus, sinar matahari cukup, dan perawatan konsisten. Bahkan pemula pun bisa punya pohon kelengkeng sendiri yang produktif dan jadi kebanggaan halaman rumah