Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

Bekuk Perampok Indomaret dan Alfamart, Uang untuk Sewa Mbak Pur dan Bayar Angsuran

Redaksi Radar Nganjuk • Kamis, 12 Desember 2024 | 16:36 WIB
Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Perampok Indomaret yang berada di Desa/Kecamatan Loceret akhirnya tertangkap. Dia adalah Agil Ahmad Fathoni, 27, warga Desa Gondanglegi, Kecamatan Prambon. Agil berhasil dibekuk setelah dia kembali melakukan perampokan. Terakhir, sasarannya adalah Alfamart di Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom pada Jumat (6/12).

Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP Julkifli Sinaga mengatakan, polisi sudah memburu Agil sejak merampok di Indomaret Loceret pada 14  November. Sayang, keterangan saksi dan rekaman closed circuit television (CCTV) yang dimiliki polisi belum bisa mengungkap identitas Agil.

Hingga akhirnya sebuah petunjuk muncul. Yaitu, Agil kembali beraksi. Sasarannya adalah Alfamart yang berada di Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom. Aksi perampokan itu terjadi pada Jumat (6/12).

Setelah Agil melancarkan aksinya sekitar pukul 02.00 WIB, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Olah TKP itu juga melibatkan anggota kepolisian dari Polresta Kediri. Karena aksi serupa juga terjadi di Kota Tahu. Apalagi, modusnya sama.

Polisi lalu mengecek rekaman CCTV. Diketahui modus yang dilakukan perampok tersebut sama persis dengan perampokan yang terjadi di Loceret. Mulai dari menodongkan sajam, mengambil uang di brankas, hingga melarikan diri sendirian.

Berbekal dari rekaman CCTV itu, polisi mencari keberadaan pelaku. Hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap di rumahnya pada Senin malam (9/12) sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah diinterogasi, Agil akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (10/12). “Tersangka mengaku merampok di Indomaret Loceret dan Alfamart Warujayeng sendirian,” ujar Sinaga.

Selain menangkap Agil, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Yaitu, celana hitam, hoodie hitam, pisau, sarung tangan hitam, sepatu hitam, kacamata hitam, dan masker. “Uang hasil merampok yang tersisa hanya Rp 3 juta,” ungkap Sinaga.

Kepada polisi, Agil mengaku uang hasil merampok diugunakan untuk membayar cicilan sepeda motor, angsuran di bank, dan berfoya-foya. Ironisnya, Agil juga suka menyewa Mbak Pur atau ladies companion (LC) di karaoke plus-plus. “Kami temukan kondom dan pelumas di kamar tersangka,” ujar Sinaga. (wib/tyo)

Editor : Redaksi Radar Nganjuk