NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Ratusan kendaraan angkutan barang dan umum gagal saat uji KIR pada 2024. Total ada 211 kendaraan yang harus diperbaiki karena kondisinya tidak laik jalan. “172 truk dan pikap, 8 kereta gandengan, 3 mobil penumpang umum, serta 27 bus yang tidak lulus uji KIR di 2024,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nganjuk Tri Wahjoe Koentjoro melalui Kepala Bidang (Kabid) Angkutan dan Transportasi Makrus kepada wartawan koran ini.
Ada banyak alasan mengapa kendaraan tidak lulus uji KIR. Seperti rem tidak maksimal, kendaraan over dimension over load (ODOL), hingga lampu dalam kondisi mati.Dari ketiga alasan itu, lampu yang mati menjadi penyebab utama.
Kondisi di 2024 itu kembali terulang kemarin. Ada satu kendaraan yang tidak lolos uji KIR. Lampu penerangan jadi penyebabnya. Lampunya mati. “Kendaraan tersebut kami minta untuk melakukan perbaikan terlebih dahulu. Setelah itu baru kembali uji KIR,” tambahnya.
Makrus mengatakan, banyak kendaraan yang lulus uji KIR. Total ada 11.129 kendaraan yang lulus uji KIR. Jumlah terbanyak berasal dari mobil barang. Totalnya mencapai 9.624 kendaraan.
Lebih lanjut, Makrus mengatakan uji KIR sangat penting. Karena dengan uji KIR, pengemudi dan pemilik kendaraan bisa mengetahui kondisi kendaraan. Saat kondisi kendaraan tidak sedang baik-baik saja, maka kendaraan tersebut tidak diperbolehkan.
Di sisi lain, Dishub Nganjuk bersama Satlantas Polres Nganjuk terus melakukan razia terkait uji KIR. Kendaraan yang ditemukan tidak layak, salah satunya tidak lulus uji KIR, akan ditilang. “Razia itu untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas seperti rem blong,” tandas Makrus. (wib/tyo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira