NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Warga Desa Sudimoroharjo, Kecamatan Wilangan gempar. Penyebabnya, ada pria meninggal di area Hutan Sudimoro.berit
Kondisi mayat sudah membusuk.
BPBD Nganjuk yang mengetahui laporan dari Polsek Wilangan langsung menerjunkan personelnya pada Senin (17/2).
Pertama kali yang menemukan mayat tersebut adalah Jaimun, 56, warga Dusun Bomo, Desa Duren, Kecamatan Sawahan.
Saat itu, dia sedang mencari rumput di sekitar lokasi.
Dia mencium bau menyengat yang berasal dari dalam hutan.
“Saksi melihat mayat dalam kondisi membusuk dan segera memberitahukan kepada Gunawan,” ujar Kasihumas Polres Nganjuk AKP Supriyanto.
Setelah gempar penemuan mayat tanpa identitas itu, akhirnya Gunawan, 63, warga Dusun Bakalan, Desa Duren, Kecamatan Sawahan, penasaran.
Dia mengecek kondisi mayat.
Akhirnya, dia mengenali jika mayat tersebut adalah Damiran, 59, warga Dusun Ngobo, Desa Duren, Kecamatan Sawahan yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Kapolsek Wilangan AKP Muh. Fatonibersama tim gabungan Polsek Wilangan, Identifikasi Polres Nganjuk, BPBD, serta relawan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.
“Mayat ditemukan dalam posisi tergeletak di tanah sudah tinggal tulang belulang dengan pakaian yang masih melekat,” tambahnya.
Saat ditemukan mayat memakai baju batik lengan panjang warna biru, celana pendek merah kombinasi putih, dan topi hitam bertuliskan 'MATERNAL' yang berada di atas mayat.
“Dari keterangan pihak keluarga menyampaikan bahwa korban mengidap epilepsi,” ujarnya.
Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Nganjuk guna dilakukan visum lebih lanjut.
Polsek Wilangan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian Damiran.
Kemudian, jenazah diserahkan ke keluarga korban untuk dimakamkan. (nov/tyo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira