JP Radar Nganjuk – Banyak pecinta kucing yang gemar berbagi makanan dengan hewan peliharaan kesayangan mereka. Tapi, tahukah Anda? Tidak semua makanan manusia aman untuk si meong.
Salah satu contohnya adalah cokelat. Meski tampak sepele, memberikan cokelat pada kucing bisa berakibat fatal.
Para dokter hewan dan pakar nutrisi hewan menegaskan bahwa kucing tidak boleh makan cokelat dalam bentuk apa pun baik itu batang cokelat, kue cokelat, atau camilan yang mengandung bubuk kakao.
Kandungan theobromine dan kafein dalam cokelat sangat beracun bagi sistem tubuh kucing. Kandungan kafein yang dikombinasikan dengan teobromin pada coklat menyebabkan peningkatan denyut jantung, kegelisahan, dan gejala keracunan lainnya.
Dijelaskan pula bahwa semakin gelap jenis cokelat (seperti cokelat hitam atau cokelat masak), semakin tinggi pula kadar theobromine-nya. Artinya, risikonya juga lebih besar jika dikonsumsi oleh hewan.
Jika terus menerus mengkonsumsi coklat, efek jangka panjang yang terjadi pada kucing adalah kejang dan tremor. Bahkan kucing kucing juga dapat menalami hipertermia dan berpotensi menyebabkan kerusakan organ.
Jika kucing terlanjur mengkonsumsi coklat dan menunjukkan tanda-tanda yang tidka biasa seperti muntah, diare, atau gelisah, maka sebaiknya pemilik kucing menghentikan pemberian coklat pada kucing.
Periksalah kucing kesayangan Anda pada dokter hewan jika gejala keracunan tidak dapat teratasi atau semakin parah.
Meski kucing cenderung tidak terlalu tertarik pada rasa manis, terkadang mereka tetap bisa tergoda mencoba makanan manusia yang beraroma tajam.
Karena itu, pemilik hewan diimbau untuk selalu menjaga makanan manusia di tempat tertutup, serta memberi camilan khusus hewan yang telah teruji aman.
Jauhkan coklat dari jangkauan kucing Anda dan pastikan setiap orang di rumah Anda mengetahui terkait bahaya coklat bagi kucing dan menjauhkannya dari jangkauan kucing.
Baca Juga: Sayangi Si Meong dengan Benar! Ini 7 Kesalahan Umum Pemilik Kucing yang Bisa Mengancam Kesehatannya
Jadi, untuk Anda para pecinta kucing, yuk lebih bijak dalam memilih makanan bagi si empus. Sayangi kucing Anda dengan memberikan makanan yang sesuai dan aman untuk sistem pencernaannya.
Penulis: Rozita Nur Azizah
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira