Drama di Garasi Aprilia Semakin Panas!
JP Radar Kediri – Juara dunia MotoGP 2023, Jorge Martin, akhirnya buka suara soal masa depannya bersama tim Aprilia Racing.
Dalam sebuah pernyataan panjang yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Martin menyatakan secara terang-terangan bahwa ia berniat mengakhiri kontraknya dengan Aprilia di akhir musim 2025.
Pernyataan ini menjadi konfirmasi dari rumor yang selama ini beredar sejak GP Prancis lalu, bahwa Martin berencana memanfaatkan klausul performa dalam kontraknya untuk hengkang lebih awal dari pabrikan asal Italia tersebut.
Baca Juga: Enea Bastianini Dihubungkan ke Yamaha dan Aprilia Jika Tinggalkan KTM
Klausul Performa Jadi Jalan Keluar
Menurut laporan media Spanyol, klausul performa yang dimaksud bergantung pada posisi Aprilia di klasemen konstruktor setelah enam seri pertama musim ini.
Meski begitu, Martin mengaku bersedia memperpanjang tenggat waktu klausul tersebut karena ia sempat menepi cukup lama akibat cedera.
Namun, Aprilia sempat merilis pernyataan resmi menjelang GP Inggris, yang seakan menepis semua spekulasi tentang potensi hengkangnya sang juara dunia.
Aprilia justru tampil mengesankan di Silverstone. Marco Bezzecchi berhasil memenangkan balapan dan membawa RS-GP kembali ke podium tertinggi.
Baca Juga: Marc Marquez Soroti Masalah Ducati GP25: Rasanya Seperti Bencana
CEO Aprilia, Massimo Rivola, bahkan menyebut kemenangan itu sebagai pesan bahwa motor Aprilia punya potensi juara seolah menyindir keputusan Martin.
Martin: Saya Tidak Melanggar Kontrak
Dalam pernyataan terbukanya, Martin menegaskan bahwa ia tidak pernah melanggar kontrak, dan bahwa klausul tersebut sudah menjadi syarat mutlak saat ia pertama kali menerima pinangan Aprilia.
“Saat kami menandatangani kontrak, saya menyepakati bahwa jika kondisi tertentu tidak terpenuhi, saya berhak menentukan masa depan saya untuk musim 2026,” tulis Martin.
“Saya selalu terbuka berdiskusi dengan Aprilia untuk memperpanjang tenggat keputusan, terutama karena saya absen cukup lama akibat cedera.Tapi kini saya memilih untuk menggunakan hak saya dan mencari opsi baru,” lanjutnya.
Ia menambahkan bahwa tidak ada konflik atau perpecahan antara dirinya dan tim. Martin hanya ingin mengambil kontrol penuh atas karier profesionalnya pasca masa-masa sulit akibat cedera parah.
Tujuan Berikutnya: Honda?
Meski belum resmi, sejumlah laporan menyebut bahwa Honda menjadi tujuan utama Martin jika benar-benar berpisah dengan Aprilia.
Namun hingga saat ini, pihak Aprilia belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan sang pembalap.
Baca Juga: Enea Bastianini Dihubungkan ke Yamaha dan Aprilia Jika Tinggalkan KTM
Persaingan Bursa Transfer MotoGP 2026 Makin Sengit
Pernyataan Martin ini jelas menjadi pemantik panasnya bursa transfer MotoGP 2026.
Jika benar hengkang, maka posisi di Aprilia bisa kembali diperebutkan oleh pembalap top seperti Enea Bastianini yang juga sedang mencari pelabuhan baru.
Para penggemar MotoGP kini menanti respons Aprilia dan bagaimana langkah selanjutnya Martin di sisa musim 2025. Akankah dia tetap tampil maksimal meski sudah berniat pergi?
Baca Juga: Marc Marquez Soroti Masalah Ducati GP25: Rasanya Seperti Bencana
Satu hal yang pasti, MotoGP bukan hanya tentang balapan di lintasan, tapi juga drama dan strategi di balik layar kontrak para pembalap elit dunia.
Editor : Miko