NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Satlantas Polres Nganjuk menggelar razia kendaraan Over Dimension dan Overloading (ODOL) kemarin. Razia dilaksanakan di Jalan Panglima Sudirman Nganjuk.
“ODOL sangat berbahaya bagi pengemudi dan pengguna jalan yang lain karena bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” ujar Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian melalui Kanit Patroli, Iptu Gunawan kemarin.
Pantauan wartawan koran ini, beberapa truk yang melintas di jalan Panglima Sudirman, Mangundikaran diberhentikan oleh petugas kepolisian.
Mereka disuruh untuk memarkir kendaraannya dan mengecek kelengkapan surat-surat kendaraan.
Selain melakukan pengecekan surat-surat kendaraan, petugas juga melakukan sosialisasi terkait bahaya kendaraan ODOL. “Kami lakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada para sopir,” ujar Gunawan.
Baca Juga: Harga Telur Stabil di Nganjuk, Pasokan Aman! Pedagang dan Peternak Sama-Sama Diuntungkan
Saat melakukan sosialisasi, jika ditemukan sopir truk tidak melengkapi surat kendaraan, petugas juga melakukan sanksi berupa tilang.
“Dilihat juga SIM dan STNK-nya untuk mengetahui kepemilikan kendaraan, kalau ketahuan tidak lengkap ya kami beri tilang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Gunawan menjelaskan, setiap hari petugas akan gencar melakukan razia. Namun, dia menyebut jam dan tempat berbeda.
Menurut Gunawan, kendaraan yang kelebihan muatan biasanya sulit dikendalikan, terutama saat di tikungan atau saat pengereman mendadak.
Baca Juga: Dua Pelaku Curanmor di Warujayeng Ditangkap, Gunakan Becak Motor untuk Angkut Barang Curian
Selain itu, berpotensi menyebabkan rem blong sehingga membahayakan pengguna jalan yang lain.
Selain memberikan teguran langsung di lapangan, Satlantas Polres Nganjuk juga aktif melakukan sosialisasi kepada perusahaan jasa angkutan dan para sopir truk.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, khususnya terkait batasan muatan kendaraan.
Gunawan berharap, melalui kombinasi penegakan hukum dan sosialisasi, angka kecelakaan lalu lintas akibat muatan berlebih dapat ditekan.
“Kami akan terus melakukan pengawasan dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas,” pungkasnya. (nov/tyo)
Editor : Jauhar Yohanis