ODGJ Lempar Batu di Kertosono dan Nganjuk, Satpol PP dan Dinsos Turun Tangan!
Dedy Nurhamsyah• Jumat, 18 Juli 2025 | 15:20 WIB
ODGJ lempar batu ke orang
Resahkan Warga, Dinsos dan Satpol Harus Menangani
NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Pengguna jalan di Jalan Raya Kertosono-Nganjuk resah. Penyebabnya, ada dua orang melempar batu saat pengguna jalan melintas. Satu orang adalah perempuan di Kertosono. Orang-orang di sana memanggilnya Lastri. Perempuan yang mengalami gangguan jiwa itu melempar pengguna jalan dengan kerikil, tanah, kain, dan barang-barang bekas. Tanpa ada alasan yang jelas. “Sangat membahayakan pengguna jalan,” ujar Nugroho, 44, warga Kertosono.
Bapak satu anak ini mengatakan, dua kali, mobilnya dilempar kerikil dan tanah. Beruntung, tidak membuat kaca pecah dan tidak melukai dia dan keluarganya. “Tiba-tiba saja Lastri melempar kerikil,” keluhnya.
Kemudian, satu lagi, kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) melempar baru terjadi di Kecamatan Nganjuk. Apesnya, batu yang dilempar cukup besar. Sehingga, membuat pengendara motor tersebut terluka.
Karena terus melempari pengguna jalan, warga melaporkan kejadian itu ke Satpol PP dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Nganjuk Nganjuk. Dua tim gabungan dari dua organisasi perangkat daerah (OPD) segera bertindak. Pria ODGJ itu dibekuk.
Beruntung, alamat dari ODGJ itu diketahui. Karena saat diajak omong, dia ternyata masih bisa dengan jelas menceritakan rumahnya. “ODGJ ini pernah diamankan di sini sebelumnya. Jadi, ini yang kedua kalinya,” ujar Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk Darmantono.
Sebelum dipulangkan, petugas mencukur rambutnya. Kemudian, memandikannya. Lalu, dibawa ke Terminal Anjuk Ladang untuk diantar pulang ke Surabaya. “Satpol PP yang mengantar ke terminal,” ungkap Darmantono.
Lebih jauh, Darmantono mengimbau, warga yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan kejiwaan untuk rutin membawa mereka berobat. Kemudian, pengawasan harus diperketat. Jangan sampai mengamuk di jalan raya. (nov/tyo)