Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Terungkap! Inilah Kisah Tragis 9 Iblis Terkuat di Demon Slayer yang Bikin Merinding

Jauhar Yohanis • Senin, 21 Juli 2025 | 00:17 WIB

 

Gyutaro dan Daki
Gyutaro dan Daki

Dalam anime Kimetsu no Yaiba (Demon Slayer), para iblis bukan sekadar makhluk jahat tanpa alasan. Di balik keganasan dan kekuatan luar biasa yang mereka miliki, tersimpan kisah masa lalu yang begitu kelam dan tragis. Terutama para Iblis Bulan Atas atau Upper Moon, mereka bukan hanya kuat—tetapi juga dibentuk oleh luka hidup yang mendalam. Siap-siap merinding, berikut adalah kisah nyata di balik para iblis terkuat ini!

1. Gyutaro & Daki — Dari Pelacuran Hingga Pembalasan

Gyutaro dan Daki adalah kakak beradik yang tumbuh di distrik hiburan. Ibunya adalah pelacur yang sakit-sakitan dan bahkan pernah mencoba membunuh Gyutaro karena jijik pada penampilannya yang buruk rupa. Setelah sang ibu meninggal, Gyutaro merawat adiknya, Ume (nama manusia Daki), yang sangat cantik dan akhirnya bekerja sebagai pelacur.

Namun tragedi terjadi ketika Ume membakar seorang pelanggan dan dibakar balik hampir sampai mati. Gyutaro membalas dendam, membunuh para pelaku, dan akhirnya keduanya berubah menjadi iblis setelah ditawari oleh Doma. Hidup mereka yang selalu dipenuhi penderitaan membuat mereka berubah menjadi simbol dendam dan kebencian.

2. Kaigaku — Sang Pengkhianat Demi Hidup

Kaigaku adalah yatim piatu yang dibesarkan di kuil tapi dikenal licik dan egois. Ia bahkan pernah menawarkan anak-anak kuil kepada iblis demi menyelamatkan diri. Dilatih oleh Jigoro (mantan Pilar Petir), Kaigaku sebenarnya berbakat, tapi iri pada Zenitsu karena gurunya ingin menjadikan mereka berdua penerus.

Saat bertemu Kokushibo dan merasa tak berdaya, Kaigaku berlutut dan menerima tawaran menjadi iblis. Prinsip hidupnya sederhana: “Selama bisa bertahan hidup, aku akan melakukan apa pun.”

3. Gyokko — Obsesinya Bukan Mainstream: Bangkai Ikan

Gyokko (dulunya Managi) mengalami trauma sejak kecil ketika kedua orang tuanya tewas di laut. Bukannya sedih, ia justru terobsesi dengan bentuk mayat mereka. Ia membunuh seorang anak dan memasukkan jasadnya ke dalam panci pancing. Akibat ulahnya, ia ditusuk, dan di saat sekarat, Muzan menawarinya menjadi iblis.

Sebagai iblis, Gyokko menjadikan manusia sebagai “patung seni” dalam guci. Sadis dan mengerikan.

4. Hantengu — Emosi yang Bisa Hidup

Hantengu memiliki gangguan mental dan sering menyalahkan anggota tubuhnya atas kejahatan yang dia lakukan. Bahkan saat akan dihukum mati, ia tidak menunjukkan penyesalan. Muzan memanfaatkannya dan menjadikannya iblis yang memiliki kemampuan membagi emosi seperti kemarahan, ketakutan, kesedihan, dan lainnya ke dalam bentuk fisik yang berbeda.

5. Nakime — Dari Palu Pembunuh ke Biwa Maut

Nakime adalah pemain musik miskin yang suaminya penjudi. Suatu hari, karena suaminya mempertaruhkan gaun pertunjukannya, Nakime membunuhnya dengan palu. Anehnya, setelah itu musiknya justru jadi lebih indah. Ia menemukan bahwa trauma membunuh membuat permainannya memikat.

Akhirnya ia membunuh sebelum tampil agar bisa menghasilkan musik yang indah. Muzan tertarik dan merekrutnya menjadi iblis. Ia naik jabatan menjadi Upper Moon 4 setelah Hantengu mati.

6. Akaza (Hakuji) — Cinta dan Kehilangan yang Mematikan

Hakuji mencuri demi mengobati ayahnya yang sakit. Namun sang ayah bunuh diri karena malu. Akaza kemudian dilatih oleh Keizo dan mencintai anaknya, Koyuki. Ia hampir menikah dan mewarisi dojo, tapi semua pupus ketika Koyuki dan ayahnya diracuni pesaing dojo.

Dalam amarahnya, Akaza membantai 67 orang hanya dengan tangan kosong. Setelah itu, Muzan memberinya darah iblis, dan ia menjadi Akaza yang ambisius serta haus kekuatan.

7. Doma — Iblis Palsu Sang “Dewa”

Doma lahir dari keluarga pendiri sekte dan dianggap titisan dewa karena penampilannya. Namun, sejak kecil dia tidak mempercayai Tuhan dan menganggap semua itu ilusi. Ia hanya menjalani peran “pemimpin sekte” demi orang tuanya dan kekuasaan.

Ibunya bunuh diri setelah membunuh ayahnya yang selingkuh. Doma tak menunjukkan emosi apapun. Setelah dewasa, Muzan mengubahnya menjadi iblis. Ia menggunakan sektenya untuk memakan manusia dan naik menjadi Upper Moon 2.

8. Kokushibo — Kakak Iri Hati dari Sang Legenda

Kokushibo, nama aslinya Michikatsu, adalah kakak kembar dari Yoriichi Tsugikuni—pemburu iblis terkuat sepanjang masa. Ia iri karena Yoriichi memiliki bakat alami, sementara dirinya hanya mengandalkan kerja keras.

Saat tahu bahwa pemilik tanda pemburu iblis tak akan hidup lewat usia 25, Kokushibo frustrasi. Ia menerima tawaran keabadian dari Muzan demi bisa menyaingi kekuatan Yoriichi. Namun ironisnya, sampai akhir hayatnya ia tetap kalah secara moral dan spiritual dari adiknya sendiri.

9. Rahasia Besar: Iblis Juga Manusia

Yang membuat Kimetsu no Yaiba begitu istimewa adalah karena para musuhnya bukan hanya sekadar jahat. Mereka dulunya manusia dengan luka yang dalam. Dunia yang kejam, masyarakat yang tak peduli, dan kehilangan yang bertubi-tubi membuat mereka menjadi monster.

Sebagian besar dari mereka bertemu Muzan bukan karena tamak, tapi karena tak punya pilihan lain.

Penutup: Siapa yang Kisahnya Paling Menyentuh?

Dari sembilan kisah tersebut, manakah yang paling menyayat hati? Apakah Gyutaro dan Daki dengan penderitaan hidup mereka yang brutal? Atau Akaza yang hanya ingin melindungi orang yang dia cintai?

Satu hal yang pasti, di balik taring dan darah, para iblis ini adalah cermin dari sisi tergelap umat manusia. Mereka adalah korban dari dunia yang menolak memberi mereka kesempatan kedua.

Editor : Jauhar Yohanis
#daki #Gyutaro #anime Demon Slayer