NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Jelang pengesahan warga baru IKSPI Kera Sakti di Kabupaten Madiun, Polres Nganjuk melakukan langkah antisipatif. Yakni dengan menggelar penyekatan dan pemeriksaan kendaraan di depan Mapolres Nganjuk, kemarin (30/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah hukum Polres Nganjuk yang menjadi jalur perlintasan rombongan peserta.
Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso menyatakan, sebanyak 130 peserta dari berbagai kecamatan di Nganjuk yaitu Kecamatan Ngetos, Rejoso,
Baca Juga: Polisi Buru Bank Titil Berkedok Koperasi
Wilangan, Baron, dan Kertosono akan melintas melalui jalur tol menuju lokasi pengesahan di Madiun. Karena itu, polisi melakukan antisipasi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami ingin memastikan bahwa hanya peserta resmi yang melintas dan tidak ada penggembira dalam rombongan,” tandasnya.
Penyekatan dilakukan untuk memastikan bahwa rombongan yang berangkat adalah peserta resmi dan bukan penggembira. Selain itu, untuk menjaga ketertiban dan menghindari potensi gangguan keamanan.
Kabag Ops Polres Nganjuk AKP Ondik Andrianto menambahkan, pemeriksaan kendaraan dilakukan secara selektif dan profesional, terutama terhadap kendaraan yang membawa atribut IKSPI. Setiap kendaraan yang melintas di depan mako akan dilakukan pengecekan surat-surat kendaraan. “Penyekatan ini untuk memastikan rombongan benar-benar sesuai dengan data dan tidak membawa massa tambahan,” jelasnya.
Baca Juga: Ratusan Warga Geruduk Kejaksaan, Ada Apa?
Polres Nganjuk mengimbau seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar IKSPI untuk bersama menjaga ketertiban dan mendukung proses pengesahan berjalan aman, lancar, dan tertib. “Kami mohon kerja samanya agar kegiatan ini tidak menimbulkan gangguan keamanan, baik di Nganjuk maupun di lokasi pengesahan di Madiun,” ujarnya.
Dengan penyekatan ini, pihaknya berharap potensi kerawanan bisa ditekan. Ini juga sekaligus menunjukkan komitmen kuat kepolisian dalam menjaga stabilitas wilayah menjelang kegiatan besar seperti pengesahan warga baru perguruan silat. (nov/tyo)
Editor : Miko