Ibu Rumah Tangga Korban Rampok Drenges Tewas, Pelaku Ditangkap Berkat CCTV
Novanda Nirwana• Jumat, 22 Agustus 2025 | 03:02 WIB
Polisi gerebek tersangka perampokan
NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Warga Dusun Sumberkepuh, Desa Kelurahan, Kecamatan Ngronggot, digegerkan peristiwa perampokan. Enik Mulya Ningsih, 55, seorang ibu rumah tangga, ditemukan bersimbah darah di dalam rumahnya pada Jumat malam (15/8). Uang ratusan juta rupiah milik korban pun raib diambil pelaku.
Informasi yang dihimpun wartawan Jawa Pos Radar Nganjuk, malam itu Enik berada di rumah sendirian. Sementara sang suami, Jumaji, tengah bekerja sebagai tukang pijat di luar desa. Sekitar pukul 20.00 WIB, Jumaji baru pulang. Saat tiba di halaman, ia mendapati pintu rumah terbuka lebar.
Awalnya tak ada rasa curiga. Namun ketika masuk ke kamar, Jumaji terperanjat. Ia melihat sang istri tergeletak telungkup di lantai, kepalanya tertutup kain, dan mengeluarkan suara dengkuran berat. Saat kain disibakkan, tampak luka parah di kepala belakang, pipi kiri, hingga dahi dan kelopak mata.
Darah pun mengucur deras. Usai memastikan kondisi istri, Jumaji lantas memeriksa isi rumah. Betapa terkejutnya, tas milik istri yang biasa ditaruh di samping kasur sudah lenyap. Tas itu berisi uang tunai Rp 150 juta. Jumaji bersama warga kemudian bergegas melarikan korban ke RSUD Kertosono. Namun, nyawa Enik tak tertolong. Dia meninggal dunia pada Selasa (19/8).
Setelah kejadian tersebut, Satreskrim Polres Nganjuk langsung melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama, unit Resmob Satreskrim Polres Nganjuk berhasil mengungkap kasus ini. Pada Rabu sore (20/8) sekitar pukul 17.45 WIB, polisi meringkus tersangka perampokan. Pelaku diketahui bernama Muhammad Ali Widodo,36, warga Dusun Ngebrugan, Desa Drenges, Kecamatan Kertosono. Akibat aksi sadis itu, kerugian korban diperkirakan mencapai Rp 154,8 juta.
Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Pelaku berhasil ditangkap usai polisi melakukan penyelidikan, termasuk pemanfaatan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. “Tim gabungan berhasil menelusuri bukti-bukti, termasuk rekaman CCTV,” ungkapnya. (nov/tyo)