Novanda Nirwana• Jumat, 19 September 2025 | 00:30 WIB
SIAPA PEMILIKNYA?: Sepeda motor Honda CBR yang tertinggal di tempat parkir Rutan Nganjuk setelah penyelundup SS kabur.
Kasus Penyelundupan Sabu-Sabu untuk Warga Binaan Rutan
NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Polisi memburu pemilik sepeda motor Honda CBR yang tertinggal di tempat parkir Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II-B Nganjuk. Karena motor tanpa nopol tersebut diduga dikendarai penyelundup sabu-sabu (SS).
Pria tersebut berusaha menyelundupkan sabu-sabu di saku celana yang akan dikirimkan ke tahanan di Rutan Nganjuk. Sabu-sabu di klip plastik itu disembunyikan di saku celana. “Motor CBR yang tertinggal itu kami serahkan ke Polres Nganjuk,” ujar Kepala Rutan Kelas IIB Nganjuk Arief Budi Prasetya kemarin.
Untuk mengungkap siapa pemilik dan pengendara motor tersebut, petugas harus kerja keras. Karena pelaku tidak memasang nopol. Hal ini diduga sengaja dilakukan agar penyelundup SS tersebut tidak terlacak.
Namun demikian, Arief menjelaskan jika pihaknya sudah mengetahui ciri-ciri penyelundup. Dia adalah laki-laki. Apalagi, saat ketahuan berniat menyelundupkan SS, dia berlari. Sandal yang dipakai pelaku juga terlepas. “Sekarang ditangani Polres Nganjuk kasus ini,” tandasnya.
Dengan adanya kasus tersebut, Arief berencana meninjau ulang rencana mengizinkan kembali pembesuk mengantar makanan dari luar untuk warga binaan. Karena meski saat ini sudah dilarang tetapi penyelundup narkoba berusaha mencari celah. Termasuk, menyelundupkan SS di celana untuk warga binaan.
Arief mengatakan, pihaknya semakin memperketat pengawasan. Hal ini karena penyelundupan narkoba bermacam-macam. Mulai dari perkedel rasa 100 butir pil dobel L hingga memasukkan sabu-sabu ke saku celana. Sehingga, jika petugas terlena maka narkoba bisa masuk ke rutan.
Perlu diketahui, kasus upaya penyelundupan SS terjadi pada Selasa (16/9). Saat itu, petugas memeriksa barang bawaan pengunjung untuk warga binaan. Saat memeriksa celana yang akan dikirimkan ke warga binaan, petugas curiga.
Di saku celana, ada satu klip plastik berisi sabu-sabu. Seketika, pembesuk tersebut ditanya. Namun, dia tidak menjawab. Justru, dia memilih melarikan diri dengan cara berlari. Akibatnya, sandal yang dipakainya lepas.
Kemudian, setelah layanan kunjungan tutup, sepeda motor Honda CBR tertinggal di tempat parkir. Motor tersebut diduga milik pria yang melarikan diri tersebut.(nov/tyo)