Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Parah! Warga Temukan Limbah Berbahaya di 4 Kecamatan di Kabupaten Nganjuk

Karen Wibi • Kamis, 25 September 2025 | 00:46 WIB

Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro saat melakukan sidak limbah B3 di Desa Pule, Kecamatan Jatikalen
Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro saat melakukan sidak limbah B3 di Desa Pule, Kecamatan Jatikalen
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Warga di empat kecamatan di Kabupaten Nganjuk dibuat heboh dengan penemuan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Ratusan karung limbah tersebut diduga dibuang secara sengaja oleh orang tidak dikenal.
“Kami sudah menerima laporan terkait dugaan pembuangan limbah B3 di empat kecamatan di Kabupaten Nganjuk,” ujar Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi kepada awak media saat ditemui di Pendapa KRT Sosrokoesoemo kemarin (24/9).
Sedangkan dari pantauan koran ini, ratusan karung limbah B3 itu dibuang secara acak di empat kecamatan. Mulai dari Kecamatan Sukomoro, Jatikalen, Lengkong, hingga Patianrowo.
Diduga limbah B3 itu dibuang secara sengaja oleh orang tidak dikenal. Salah satu indikasinya adalah limbah yang memiliki jenis yang sama. Ditambah limbah-limbah tersebut dibuang di lokasi yang dekat dengan jalan raya.
Salah satunya seperti limbah B3 yang dibuang di Desa Pule, Kecamatan Jatikalen. Limbah-limbah yang telah dimasukkan ke dalam karung berbagai ukuran itu dibuang di tepi jalan raya.
“Sepertinya limbah itu sengaja dibuang dan ditinggalkan oleh si pemilik,” tambahnya.
Tentu Marhaen tidak mau diam. Setelah mendapat laporan, dia langsung menugaskan Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lapangan. Hasilnya benar, ditemukan limbah B3 di empat kecamatan yang berbeda di Kabupaten Nganjuk.
Setelah memastikan bahwa itu limbah berbahaya, Mas Handy -panggilan akrab Trihandy-, langsung memanggil petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk. Kini DLH Nganjuk tengah menguji kandungan yang terdapat di dalam limbah tersebut.
“Kami langsung lakukan uji lab. Tujuannya untuk mengetahui siapa pelaku pembuangan limbah B3 tersebut,” tambahnya.
Di waktu yang bersamaan Marhaen juga melaporkan kejadian itu ke Polres Nganjuk. Tujuannya tentu agar pelaku ditangkap dan bertanggung jawab atas perbuatannya.
Kini, ratusan karung limbah B3 jadi barang bukti dan dijaga ketat oleh pihak kepolisian. Petugas masih terus melakukan penyelidikan terkait limbah tersebut. “Jangan sampai kejadian beberapa tahun lalu terulang. Yaitu ada oknum dari Kabupaten Jombang yang membuang limbah B3 di Nganjuk,” tegasnya. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#sukomoro #Jatikalen #berbahaya #Lengkong #nganjuk #patianrowo #limbah #B3 #beracun