BANDEL: Tim gabungan Dishub dan Satlantas Poles Nganjuk menggelar razia kendaraan ODOL di Kelurahan Warujayeng, Tanjunganom kemarin.
Enam Pengemudi Truk Kena Tegur
NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Tim gabungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nganjuk, Dishub Provinsi Jatim, dan Satlantas Polres Nganjuk menggelar razia kemarin (7/10). Razia dilaksanakan di Jalan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom.
Operasi ini menyasar sejumlah pelanggaran. Yaitu, kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), kelayakan jalan kendaraan, kendaraan dengan uji KIR mati, serta pelanggaran terhadap rambu lalu lintas.
Kepala Dishub Kabupaten Nganjuk Suharono melalui Kabid Angkutan dan Transportasi Makrus, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan keselamatan transportasi di jalan raya. “Pemeriksaan terhadap aspek keselamatan sarana di jalan sangat penting untuk mengidentifikasi potensi terjadinya kecelakaan,” ujarnya.
Dalam operasi gabungan tersebut, petugas memeriksa 86 kendaraan dari berbagai jenis. Hasilnya, terdapat enam pengemudi mendapat teguran dari petugas Satlantas dan satu kendaraan dipanggil untuk uji KIR.
Selain melakukan pemeriksaan di lapangan, petugas juga memberikan edukasi kepada para sopir dan pemilik kendaraan terkait pentingnya uji KIR dan kepatuhan terhadap aturan ODOL. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara.
Menurut Makrus, kegiatan audit dan inspeksi keselamatan akan terus dilakukan secara berkala di berbagai titik rawan pelanggaran. “Semoga dengan adanya pemeriksaan rutin seperti ini, para pengemudi semakin sadar akan pentingnya keselamatan dan kelengkapan kendaraan di jalan,” tambahnya.
Selain memastikan kendaraan layak jalan, operasi ini juga menjadi langkah penegakan hukum preventif terhadap pelanggaran lalu lintas, khususnya kendaraan angkutan barang yang sering kali melebihi kapasitas muatan. Makrus menegaskan, akan terus melanjutkan kegiatan audit dan inspeksi keselamatan ini secara berkala di berbagai titik strategis di wilayah kabupaten. Operasi juga akan difokuskan pada jalur-jalur rawan pelanggaran dan kecelakaan. “Razia ini untuk penegakan hukum dan upaya pembinaan agar masyarakat lebih sadar terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas,” tegas Makrus. (nov/tyo)