Mengapa Danang Susilo, 30, warga Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom tega membunuh calon kakak ipar dan calon mertua serta melukai pacarnya hingga kritis? Hingga kemarin, polisi belun mengungkapkan motif pelaku secara pasti. "Masih dalam penyelidikan," ujar Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP Sukaca kemarin.
Namun demikian, Sukaca menegaskan, jika polisi telah menangkap pelaku. Setelah mendapat laporan, petugas bergerak cepat.Tim gabungan membekuk Danang Susilo, 30, warga Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom di rumahnya. Hanya butuh waktu sekitar dua jam untuk meringkus pria keji tersebut. "Kami amankan barang bukti sebilah pisau yang digunakan pelaku," ujar Sukaca.
Untuk keterangan lengkap, Sukaca mengatakan, polisi akan melakukan pers release. "Motifnya masih sakit hati," ujarnya.
Meski demikian, beredar kabar jika Danang mengamuk dan berniat membunuh pacar, calon kakak ipar, dan calon mertua (camer) karena tak mendapat restu. "Sepertinya hubungan pelaku dan korban tidak direstui," ujar sumber koran ini yang enggan namanya dikorankan.
Sebenarnya, sebelum kejadian, pelaku dan keluarga korban yang berasal dari Desa Muneng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri itu tidak ada masalah. Bahkan, Danang dan pacarnya terlihat bercanda di luar rumah sebelum kejadian. Karena itu, saat terjadi keributan, saksi mengaku kaget. Apalagi, saat tahu tiga perempuan di kamar kos terluka parah. Bahkan, dua orang meninggal dunia dan pacar pelaku kritis.
Terkait pelaku yang membakar korban, saksi mengatakan, kemungkinan Danang berniat menghilangkan barang bukti. Dia sengaja membakar korban agar menganggap telah terjadi kebakaran di kamar kos. (nov/tyo)
Editor : Karen Wibi