Novanda Nirwana• Jumat, 28 November 2025 | 23:27 WIB
PASANG POLICE LINE: Rumah kos di Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk jadi lokasi pembunuhan istri dan anak polisi.
Danang Mengaku Rencanakan Habisi Istri dan Anak Polisi
NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Pembunuhan istri dan anak anggota Polsek Kertosono tidak spontan. Karena dalam pemeriksaan, tersangka Danang Susilo, 30, warga Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom mengaku sudah punya niat membunuhElvy Nurhayati, 41 dan kedua anaknya yang bernama Ellinda Jelsa Eika Eldianti, 22, dan Elsa Dwi Intan, 18. Beruntung, Elsa yang mengalami luka tusuk masih bisa dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara. Meski kemarin kondisinya masih kritis. Sehingga, hanya Elvy dan Ellinda yang meninggal di rumah kos, Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk pada Selasa malam (25/11). “Tersangka membeli pisau di Pasar Warujayeng sebelum datang ke rumah kos korban dan menusuknya,” ujar Kasi Humas Polres Nganjuk Kompol Supriyanto.
Menurut Supriyanto, Danang datang ke rumah kos korban dengan naik mobil Daihatsu Sigra bernopol AG 1939 WW. Setelah tiba di kamar kos, Danang menusuk korbannya dengan pisau berulang kali.
Akibatnya, ibu dan anak meninggal dunia di lokasi serta Elsa kritis, Danang membuang pisau ke sungai di dekat rumah kos. Beruntung, polisi berhasil menemukan barang bukti tersebut setelah menangkap dan menginterogasi Danang.
Selain membawa pisau dari Pasar Warujayeng, Danang juga menyiapkan bensin. Saksi yang mendengar korban kesakitan saat ditusuk pisau sempat melihat Danang membawa botol bensin. Kemudian, bensin itu disiramkan ke sofa, kasur dan korban. Lalu, membakarnya. Tujuannya agar rumah kos terbakar dan korban tewas. “Pembakaran itu untuk menghilangkan jejak pembunuh,” ungkap Supriyanto.
Sayang, Supriyono enggan membeberkan lebih rinci motif Danang menghabisi istri dan anak polisi itu. “Masih dalam pendalaman,” elaknya.
Sedangkan, Danang belum bisa ditemui wartawan koran ini kemarin. Dia masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Nganjuk. Barang bukti yang diamankan adalah pisau, mobil Daihatsu Sigra, dan baju tersangka. Sementara itu, jenazah Elvy dan Ellinda dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Muneng, Kecamatan Purwoasri pada Rabu malam (26/11). Sedangkan, Elsa masih dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara. Kondisinya dalam keadaan kritis. (nov/tyo)