NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dino Kresmiardi resmi menjabat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nganjuk. Dino menggantikan Ika Mauluddhina. Acara pisah kenang Kajari digelar di Pendapa K.R.T Sosrokoesoemo Kabupaten Nganjuk pada Kamis malam (8/1). Bupati Marhaen Djumadi dan jajaran Forkopimda Nganjuk hadir langsung.
Kang Marhaen dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kontribusi Ika Mauluddhina, terutama dalam pendampingan proyek strategis daerah, pengelolaan keuangan daerah, serta dana desa.
“Terima kasih Bu Ika yang telah banyak membantu kami,” ujarnya.
Kepada Kajari Dino, Marhaen berharap sinergi antara kejaksaan dan pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan. Terutama, menghadapi tantangan penegakan hukum ke depan, termasuk implementasi KUHP baru. “Tantangan baru dengan KUHP yang baru ini juga menjadi tantangan kita bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Ika mendapat promosi jabatan sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi. Selama menjabat satu tahun tiga bulan sebagai Kajari Nganjuk, Ika menilai dukungan lintas sektor menjadi kunci capaian kinerja kejaksaan.
“Genap satu tahun tiga bulan saya menjadi Kajari Nganjuk. Saya mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kolaborasi Bupati serta Forkopimda yang telah mendukung sehingga kami berhasil mencapai berbagai prestasi dan capaian kinerja,” ujar Ika.
Ika juga memohon doa restu untuk menjalankan amanah di tempat tugas yang baru. Dia optimistis kepemimpinan Kejari Nganjuk ke depan akan semakin kuat di bawah Dino Kresmiardi. “Saya yakin Pak Dino akan memberikan arah yang lebih baik, membawa kepemimpinan yang bijaksana, serta mampu bersinergi dan berkolaborasi dengan semua pihak,” katanya.
Sementara itu, Kajari Dino menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program dan kinerja yang telah dibangun pendahulunya. Dino mengaku Nganjuk bukan wilayah yang asing baginya. “Nganjuk adalah kota yang tidak asing. Sejak kecil, setiap ke Surabaya saya selalu mampir dan beristirahat di Nganjuk,” ujarnya. (nov/tyo)
Editor : Karen Wibi