Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Temukan Tiga Bus Pariwisata Tak Uji KIR

Novanda Nirwana • Rabu, 11 Februari 2026 | 13:15 WIB

RAZIA BUS: Tim gabungan mengecek kondisi bus pariwisata dan surat-suratnya. Ada tiga bus tak uji KIR.
RAZIA BUS: Tim gabungan mengecek kondisi bus pariwisata dan surat-suratnya. Ada tiga bus tak uji KIR.

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk – Tiga bus kedapatan memiliki KIR mati saat dilakukan ramp check di garasi PO Dugem (Duta Gemilang). Pemeriksaan kelaikan kendaraan tersebut digelar Satlantas Polres Nganjuk bersama instansi terkait guna memastikan keselamatan jelang libur lebaran.

Pantauan koran ini, sejumlah bus yang terparkir di garasi PO Duta Gemilang dicek satu per satu oleh petugas. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh, mulai kondisi kendaraan hingga kelengkapan administrasi. Tak hanya itu, awak bus juga menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan pengemudi dalam kondisi prima saat bertugas.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Nganjuk Iptu Dwi Purnomo mengatakan, total ada 11 armada bus yang diperiksa dalam kegiatan tersebut.

Dari jumlah itu, tiga bus diketahui masa uji berkala kendaraannya telah habis. “Memang ada tiga bus yang KIR-nya mati. Tapi, informasinya masih dalam proses pengurusan karena mekanismenya dari pusat,” jelasnya.

Kegiatan ramp check turut dihadiri tim dari Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jawa Timur, di antaranya Rizki Julianda Putera Buna selaku Kasi Standar Cegah Tindak, AKP Yulita Rakhmawati selaku Kanit Standar Cegah Tindak, serta beberapa personel lainnya. Kehadiran tim tersebut sekaligus melakukan monitoring dan penguatan standar keselamatan transportasi.

Selain kepolisian, ramp check juga melibatkan Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, serta Dinas Kesehatan. Sinergi lintas instansi tersebut dilakukan agar pemeriksaan mencakup aspek teknis kendaraan sekaligus kesehatan pengemudi.

Ramp check tidak hanya memeriksa administrasi kendaraan, tetapi juga kondisi fisik armada. Petugas melakukan pengecekan menyeluruh meliputi kelayakan bus, kondisi mesin, sistem pengereman, hingga ban untuk memastikan keamanan operasional angkutan penumpang. “Secara umum kondisi kendaraan aman dan laik jalan,” paparnya.

Selain pemeriksaan armada, petugas juga melakukan tes kesehatan terhadap 12 sopir bus. Pemeriksaan kesehatan tersebut meliputi kondisi fisik dasar guna memastikan pengemudi dalam keadaan sehat saat bekerja. “Hasil tes kesehatan sopir semuanya aman,” tambah Dwi.

Menurut Dwi, pelaksanaan ramp check sempat berlangsung cukup lama karena disertai sosialisasi kepada pengelola perusahaan otobus (PO). Sosialisasi itu menekankan pentingnya menjaga kelaikan armada serta kelengkapan administrasi demi keselamatan penumpang. “Kami juga sosialisasi kepada pemilik PO agar rutin memastikan kendaraan laik jalan, termasuk kelengkapan uji berkala. Harapannya keselamatan penumpang tetap terjamin,” tegasnya.

Ramp check semacam ini akan terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang periode mobilitas masyarakat yang meningkat. Hal ini sebagai langkah preventif menekan risiko kecelakaan lalu lintas akibat faktor kendaraan maupun pengemudi. (nov/tyo)

Editor : Karen Wibi
#ramp check #nganjuk #uji kir