NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Aksi begal payudara kembali meresahkan warga wilayah Kota Angin. Seorang pelajar menjadi korban pelecehan oleh pria tak dikenal saat pulang sekolah. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.50 di Jalan Sukomoro–Pace, arah Pasar Sukomoro.
Berdasarkan sumber koran ini, pelaku tiba-tiba mendekat saat ia melintas di lokasi tersebut. Tanpa banyak kata, pria itu langsung meraba area sensitif korban sebelum tancap gas meninggalkan lokasi.
“Saya kaget sekali, tiba-tiba dia mendekat lalu meraba. Setelah itu langsung pergi. Sampai sekarang masih trauma,” ujar korban.
Ia menyebut pelaku memakai jas hujan warna biru, mengendarai sepeda motor Honda Supra warna hitam, serta mengenakan helm hitam sehingga wajahnya tidak terlihat jelas.
Saat kejadian, kondisi jalan tidak terlalu ramai sehingga pelaku leluasa melarikan diri.
Peristiwa tersebut membuat korban merasa takut untuk beraktivitas sendirian, terutama saat pulang sekolah. Ia pun berharap pelaku segera tertangkap agar tidak ada korban lain.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Nganjuk AKP Fajar Kurniadi mengaku hingga kini belum menerima laporan resmi terkait dugaan begal payudara tersebut. Meski demikian, polisi tetap melakukan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang. “Setelah saya lihat di SPKT ini belum ada laporan yang masuk,” ujarnya.
Namun, pihaknya akan meningkatkan patroli pada jam-jam rawan. Patroli itu melibatkan personel berseragam maupun petugas berpakaian sipil guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan.
Polisi juga mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama pelajar atau perempuan yang berkendara sendirian. Jika mengalami atau mengetahui kejadian serupa, masyarakat diminta segera melapor agar bisa segera ditindaklanjuti. “Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, khususnya saat berkendara sendirian. Bila mengalami atau mengetahui kejadian serupa, segera laporkan agar bisa segera ditindaklanjuti,” paparnya.
Polisi juga meminta masyarakat tidak ragu melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. Selain itu, patroli di sejumlah titik rawan disebut akan ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Kasus begal payudara sendiri kerap menimbulkan trauma psikologis bagi korban. Karena itu, aparat berharap dukungan masyarakat dalam memberikan informasi agar pelaku segera terungkap dan situasi keamanan di wilayah Kota Angin tetap kondusif. (nov/tyo)
Editor : Karen Wibi