NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Warga di Kelurahan Ganungkidul, Kecamatan Nganjuk gempar kemarin (17/2). Gudang rongsokan milik Puthut Siswandono, 41, ludes terbakar. Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Puthut menduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Korsleting tersebut terjadi pada tape radio miliknya. “Kemungkinan kebakaran terjadi akibat korsleting listrik,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Sayangnya, pada saat kejadian, Puthut tak mengetahui tape radio miliknya sedang korslet. Dirinya baru mengetahui setelah api membesar. Apesnya, belum sempat melakukan pemadaman, api sudah kian membesar. Penyebabnya karena percikan api yang mengenai barang-barang yang mudah terbakar.
“Banyak barang-barang bekas yang mudah terbakar. Seperti kertas dan plastik,” tambahnya.
Puthut langsung melaporkan kejadian itu ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk. Selang beberapa menit kemudian, petugas tiba di lokasi kejadian. Kepala Damkarmat Kabupaten Nganjuk Imam Ashari mengatakan total ada empat mobil pemadam yang meluncur ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Banyaknya mobil pemadam kebakaran terjadi karena api yang terus membesar. Maklum saja, di lokasi kebakaran, banyak barang-barang yang mudah terbakar. Ditambah, saat kejadian, angin kencang terus berhembus. “Pemadaman hingga pendinginan dilakukan lebih dari dua jam,” ujarnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sesaat setelah kebakaran, Puthut bersama pekerja di gudang langsung menyelamatkan diri. Ditambah kebakaran tidak sampai menyebar hingga ke beberapa rumah yang lokasinya berdempetan dengan lokasi kebakaran. “Kebakaran hanya meludeskan gudang dan isi-isinya,” tambahnya sembari mengatakan petugas masih terus menghitung jumlah kerugian dari kejadian kebakaran. (wib/tyo)
Editor : Karen Wibi