Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Selama Ramadan, Rutan Nganjuk Batasi Kunjungan dan Larang Bawa Sarapan

Novanda Nirwana • Kamis, 19 Februari 2026 | 13:54 WIB

PERKETAT PENGAMANAN: Penjenguk di Rutan Nganjuk menunggu giliran. Mereka dilarang membawa sarapan untuk warga binaan.
PERKETAT PENGAMANAN: Penjenguk di Rutan Nganjuk menunggu giliran. Mereka dilarang membawa sarapan untuk warga binaan.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Pengaturan jam kunjungan di rumah tahanan (rutan) mengalami perubahan selama bulan Ramadan.

Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan sekaligus memastikan hak warga binaan tetap terpenuhi selama menjalankan ibadah puasa.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas IIB Nganjuk, Hadi Prabowo, menjelaskan bahwa jam kunjungan tetap dibuka pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

Namun, pengunjung tidak diperkenankan membawa makanan secara langsung saat kun­jungan berlangsung.

“Kun­jungan dibatasi pagi hari, dan pengunjung tidak boleh membawa makanan saat bertemu warga binaan,” ujarnya.

Prabowo menambahkan, jadwal kunjungan dibedakan berdasarkan status penghuni rutan. Narapidana mendapat jadwal kunjungan setiap Senin dan Rabu.

Sementara tahanan dijadwalkan Selasa dan Kamis. Kebijakan tersebut bertujuan mengatur arus kunjungan agar lebih tertib serta memudahkan pengawasan petugas.

Meski demikian, pihak rutan tetap membuka layanan penitipan makanan secara terpisah. Penitipan makanan dibuka pukul 13.30 WIB hingga 15.30 WIB. Hal itu berlaku untuk seluruh narapidana maupun tahanan.

Menurut Prabowo, sebelumnya pemberian makanan dari keluarga tidak dilakukan setiap hari.

Namun selama Ramadan, setelah rapat internal bersama kepala rutan, diputuskan hak warga binaan untuk menerima makanan dari keluarga dipenuhi setiap hari, tentu dengan pengawasan ketat.

“Selama puasa kami upayakan hak warga binaan terpenuhi, termasuk adanya kiriman makanan setiap hari.

Tetapi, dari sisi keamanan memang cukup riskan, sehingga petugas harus lebih waspada,” jelasnya.

 

 

Prabowo menegaskan, terdapat klasifikasi makanan yang boleh dan tidak boleh dititipkan.

Beberapa jenis makanan seperti berbumbu kacang, perkedel, serta telur tidak diperkenankan demi mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun hal-hal yang tidak diinginkan.

“Tentunya beberapa makanan tetap tidak diperkenankan sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Pihak rutan berharap kebijakan tersebut dapat menjaga ketertiban selama Ramadan. Sehingga, bisa memberikan kesempatan keluarga menjalin komunikasi dengan warga binaan secara aman dan teratur. (nov/tyo)

Editor : Miko
#rutan nganjuk #jadwal kunjungan narapidana #hak warga binaan Ramadan #jam kunjungan Rutan Nganjuk #keamanan rutan Nganjuk #aturan besuk Rutan Nganjuk #aturan rutan selama puasa