Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

Korban Hamil Anak Tersangka? Pelaku Ngaku Jengkel Dela Minta Uang 

Novanda Nirwana • Rabu, 17 Juni 2026 | 16:16 WIB
Polisi sedang olah TKP
Polisi sedang olah TKP

 NGANJUK, JP Radar Nganjuk–Motif pembacokan terhadap Dela Margareta Puspita Ningrum, 20, warga Dusun Grogolan, Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom, mulai terungkap. Tersangka RG mengaku korban sering meminta uang kepadanya. Karena Dela mengaku hamil anak tersangka. 
Kasi Humas Polres Nganjuk AKP Fajar Kurniadi mengatakan, pengakuan tersebut disampaikan tersangka saat menjalani pemeriksaan setelah ditangkap polisi. RG menyebut permintaan uang dari korban terjadi beberapa kali sebelum peristiwa pembacokan.
“Tersangka RT jengkel karena korban sering meminta uang kepadanya,” ujar Fajar.
Menurut keterangan tersangka, alasan korban meminta uang untuk memenuhi kebutuhan calon anaknya. Namun, polisi belum bisa memastikan kebenaran informasi tersebut lantaran korban hingga kini masih menjalani perawatan dan belum dapat dimintai keterangan.
“Kami belum kroscek keterangan tersangka ke Dela karena saat ini korban belum bisa dimintai keterangan,” jelasnya.
Polisi masih mendalami seluruh keterangan yang disampaikan tersangka, termasuk hubungan antara RG dengan korban. Petugas juga akan mencocokkan keterangan tersebut dengan fakta-fakta lain yang ditemukan selama proses penyidikan.
Sementara itu, kondisi korban kini sudah membaik. Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Nganjuk, Dela yang sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Nganjuk sudah diperbolehkan pulang pada kemarin (16/6) sekitar pukul 11.30 WIB.
Perlu diketahui, warga Dusun Sekarputih, Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom, gempar. Karena Dela ditemukan dalam kondisi bersimbah darah pada Kamis (11/6) sekitar pukul 19.30 WIB.
Dela mengalami luka bacok di bagian kepala dan lengan kiri.
Warga yang mengetahui kejadian langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke IGD RSUD Nganjuk. Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap RG kurang dari 12 jam. RG yang masih berstatus siswa kelas XI SMA itu dibekuk di Mojokerto saat akan melarikan diri ke luar pulau. (nov/tyo)

Editor : rekian
#desa sonobekel #kasus pembacokan