Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah

Titip Kunci Motor saat Salat di SPBU Baron, Pemuda di Nganjuk Kehilangan Honda Beat dan Handphone

Novanda Nirwana • Rabu, 8 Juli 2026 | 14:15 WIB
Motor Lenyap saat Titip Kunci saat Salat di SPBU
Motor Lenyap saat Titip Kunci saat Salat di SPBU

 

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Hati-hati saat berkenalan di media sosial. Karena jika tidak hati-hati, bisa menjadi korban kejahatan.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/7).Saat itu, korban berkenalan ddengan SK, 17, buruh harian lepas asal Jombang lewat medsos. Mereka akhirnya bertemu di SPBU Baron.

 

Saat  itu, korban menitipkan handphone dan kunci sepeda motor Honda Beat ke SK. Karena korban akan salat di musala SPBU.

Saat korban salat, SK membawa kabur sepeda motor dan handphone korban. Akibatnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp 21 juta.

 

Tak terima dengan perbuatan SK, korban melaporkan kejadian itu Polsek Baron. Mendapat laporan itu, petugas segera berkoordinasi.

Petugas Satreskrim Polres Nganjuk dan Polsek Baron langsung memburu SK. 

Hasilnya, pada Sabtu (4/7), SK digerebek di rumah temannya di Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. “Tersangka dan barang bukti langsung kami amankan,” ujar Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP Sukaca menjelaskan, pengungkapan kasus itu merupakan hasil kerja cepat Unit Resmob Satreskrim Polres Nganjuk bersama Unit Reskrim Polsek Baron.

Dari hasil penyelidikan dan keterangan sejumlah saksi, petugas berhasil melacak keberadaan pelaku hingga akhirnya dibekuk. “Motor korban belum sempat dijual,” jelasnya.

 

Polisi menyita satu unit Honda Beat milik korban, satu helm, satu hoodie warna biru, satu celana panjang hitam, serta uang tunai Rp 15 ribu yang diduga merupakan sisa hasil penjualan telepon genggam milik korban.

Atas perbuatannya, SK dijerat Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pencurian.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal di media sosial, terutama saat bertemu langsung dan membawa barang berharga.

“Masyarakat harus lebih berhati-hati saat berkenalan dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial dan tidak menitipkan barang berharga kepada orang lain,” ingatnya. (nov/tyo)

 

 

Editor : rekian
#Pencurian Motor Nganjuk #SPBU Baron #Kenalan Media Sosial #Honda Beat Dicuri #polres nganjuk