NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Kebutuhan darah untuk golongan O mengalami peningkatan sejak Januari lalu. Tingginya permintaan membuat golongan darah O ini menyebabkan stok menipis.
Permintaan darah untuk golongan O di UDD Nganjuk datang dari Madiun. Daerah penghasil brem itu rupanya tidak sendirian. Saat ada rapat dan pertemuan dengan PMI dari daerah lain, stok darah O di wilayah seperti Kediri dan Jombang serta Nganjuk juga mulai menyusut. “Stoknya menipis bukan habis,” ujar Kepala UDD PMI Kabupaten Nganjuk, dr. Achmad Noeroel Cholis.
Keadaan itu sedikit membuat pengurus UDD PMI kaget. Sebab, yang selama ini stoknya selalu menipis adalah golongan darah AB. Ketersediaannya berbanding terbalik dengan golongan darah O yang selama ini selalu melimpah.
Mengetahui stok yang semakin menipis, Cholis lalu bergerak cepat. Salah satu upaya untuk meningkatkan stok darah adalah dengan cara jemput bola. Yakni menyasak ke desa-desa menggunakan mobil donor. Selain itu, tetap membuka layanan di UDD Nganjuk.
“Alhamdulillah, dalam lima hari terakhir, stok darah golongan O naik tiga kali lipat. Pada Kamis (1/2), ada 23 kantong dan sekarang (kemarin, Red) sudah ada 71 kantong,” ungkap Cholis.
Cholis menjelaskan, pihaknya memang harus selalu memastikan ketersediaan darah dalam kondisi aman. Jangan sampai golongan darah O menipis dan sulit memenuhi kebutuhan warga. “Minimal dalam satu hari ada 15-20 kantong. Ini untuk mengantisipasi permintaan dari rumah sakit di Nganjuk,” terangnya.
Cholis menambahkan, selain golongan darah O, stok darah golongan AB juga sempat menipis. Hal ini wajar karena berdasarkan data pendonor aktif di UDD PMI Nganjuk, golongan darah AB memang paling sedikit di antara tiga golongan darah lainnya.
Salah satu pendonor di UDD PMI Nganjuk, Suwoto, 51, warga Desa Kwagean, Kecamatan Loceret mengatakan, ia sengaja mendonorkan darahnya karena mengetahui bahwa stok darah golongan O menipis. “Saya berharap darah yang saya donorkan bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.
Cholis mengimbau kepada masyarakat untuk mendonorkan darahnya secara rutin. Hal ini untuk membantu menjaga ketersediaan darah di UDD PMI Nganjuk. “Donor darah aman dan bermanfaat bagi kesehatan. Ayo, kita bantu sesama dengan mendonorkan darah,” ajaknya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Redaksi Radar Nganjuk