JP Radar Nganjuk - Sebagian besar orang mengira kolesterol tinggi hanya akan menyerang orang tua atau yang sudah berumur, namun jangan salah sangka, faktanya anak muda juga bisa terserang kolesterol tinggi tanpa disadari.
Apalagi sekarang dalam ruang gaya hidup modern yang penuh dengan makanan cepat saji yang sangat memudahkan akan tetapi juga mengandung tinggi kolesterol, terutama yang digoreng dan mengandung banyak lemak jenuh.
Apa Itu Kolesterol?
Kolesterol adalah senyawa lemak yang berada dalam darah yang dibutuhkan dalam tubuh dalam berbagai hal seperti pembentukan sel dan produksi hormon.
Namun, jika kadar kolesterol jahat (LDL) terlalu tinggi, bisa menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah, yang berujung pada penyakit jantung, stroke, hingga kematian mendadak.
Menurut kandungan dalam zat lipid, kolesterol terbagi menjadi dua jenis utama:
Baca Juga: Serba-serbi Darah Rendah dan Kurang Darah yang Sering Disalahpahami
- Kolesterol LDL (Low-Density Lipoprotein)
Kolesterol ini sering disebut "kolesterol jahat" karena dapat menumpuk di dinding arteri dan membentuk plak yang mempersempit dan mengerasakan pembuluh darah.
Hal ini dapat mengganggu aliran darah ke jantung dan otak, meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
- Kolesterol HDL (High-Density Lipoprotein)
Kolesterol ini kenal sebagai "kolesterol baik" karena membantu membersihkan kolesterol jahat dari aliran darah, mengurangi risiko penyakit jantung
Kenapa Kolesterol Bisa Terjadi Di Usia Muda?
Kolesterol tinggi pada usia muda bukan tanpa alasan, hal ini seringkali disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan gaya hidup yang buruk.
Berikut beberapa penyebab umum antara lain:
- Faktor Genetik (Keturunan)
Beberapa orang mewarisi kecenderungan untuk memiliki kadar kolesterol tinggi sejak lahir, kondisi ini dikenal sebagai familial hiperkolesterolemia(FH).
Meskipun jarang, kondisi ini bisa menyebabkan kadar kolesterol LDL sangat tinggi, bahkan pada anak-anak.
- Polanya Makan
Konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, seperti makanan cepat saji, makanan olahan, dan makanan berlemak tinggi, dapat menyebabkan kadar kolesterol LDL meningkat.
Gaya hidup yang buruk dengan pola makan yang tidak sehat adalah salah satu penyebab utama kolesterol tinggi pada usia muda.
- Kurangnya Aktivitas Fisik
Tidak aktif secara fisik dapat menyebabkan penurunan kadar kolesterol HDL, yang berfungsi melindungi pembuluh darah.
Kurangnya olahraga juga berkontribusi pada penambahan berat badan yang meningkatkan risiko kolesterol tinggi.
Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Nasi Dingin Justru Bikin Sehat, Begini Penjelasannya
- Merokok dan Alkohol
Merokok dapat merendahkan kadar kolesterol HDL dan merusak pembuluh darah, sementara konsumsi alkohol yang berlebihan dapat meningkatkan kadar trigliserida, sejenis lemak dalam darah yang terkait dengan kolesterol.
Cara Mencegah Kolesterol Tinggi di Usia Muda
- Perhatikan Pola Makan
Konsumsi makanan yang rendah lemak jenuh dan kaya serat serta pilihlah sumber protein sehat seperti ikan, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak.
Dan jangan lupa tambahkan banyak buah, sayur, dan biji-bijian untuk membantu menjaga kadar kolesterol tetap seimbang.
- Aktivitas Fisik
Lakukan olahraga secara teratur, seperti berjalan kaki, berlari, bersepeda, atau berenang.
Aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL dan menurunkan kadar kolesterol LDL.
- Berhenti Merokok dan Alkohol
Merokok dan konsumsi alkohol yang berlebihan dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Berhenti merokok dan alkohol dapat membantu menjaga kolesterol tetap normal.
Baca Juga: Warga Nganjuk Harus Hati-hati, Inilah Tanda Tubuh Kekurangan Gula.
- Periksa Kadar Kolesterol Secara Rutin
Jika kamu memiliki faktor risiko kolesterol tinggi, seperti riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau kolesterol tinggi, pastikan untuk memeriksakan kadar kolesterol secara rutin.
Pemeriksaan ini penting untuk mendeteksi kolesterol tinggi lebih awal dan mencegah masalah kesehatan lebih lanjut.
- Atasi Stres dengan Baik
Stres yang berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan, termasuk kadar kolesterol.
Meluangkan waktu untuk relaksasi atau aktivitas yang dapat membantu mengurangi stres kamu.
Kolesterol tinggi di usia muda bisa berdampak serius pada kesehatan jantung dan pembuluh darah di masa depan.
Oleh karena itu, penting untuk menjaga gaya hidup sehat sejak dini, termasuk pola makan yang seimbang, rutin berolahraga, dan menghindari kebiasaan buruk seperti merokok dan konsumsi alkohol. Jangan anggap sepele masalah kolesterol, karena pencegahan lebih baik daripada pengobatan.
Baca Juga: Mengapa Sakit Kepala Saat Menjalani Puasa? Berikut Penjelasannya
Penulis: Fikri Raihan Pratama, Mahasiswa Magang Universitas Pembangunan “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira