Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Dampak Negatif Rusaknya Jam Biologis Tubuh Saat Puasa yang Perlu Kamu Ketahui!

Redaksi Radar Nganjuk • Senin, 24 Maret 2025 | 20:50 WIB
Depresi karena Rusaknya Ritme Sikardian
Depresi karena Rusaknya Ritme Sikardian

 

JP Radar Nganjuk -  Saat puasa, seringkali orang begadang entah untuk beribadah malam ataupun aktivitas lain yang tidak bisa dilakukan saat siang hari, hal ini berpotensi untuk merusak jam biologis alami yang diatur oleh tubuh atau yang sering disebut Ritme sikardian.

Ritme sirkadian yang kacau bisa berdampak buruk pada kesehatan secara fisik sampai mental, dan tanpa disadari, kebiasaan ini bisa merusak sistem tubuh, meningkatkan risiko penyakit, dan bahkan mempengaruhi kondisi mental.

 

Apa Itu Ritme Sirkadian?

Ritme sirkadian adalah jam biologis tubuh yang mengatur siklus tidur-bangun dalam 24 jam. Jam ini dikendalikan oleh bagian otak yang disebut suprachiasmatic nucleus (SCN) di dalam hipotalamus. Ritme ini berperan dalam:

 

Baca Juga: Makanan Cepat Saji vs Nutrisi, Tantangan Menjaga Pola Makan Sehat

 

Bahayakah Jika Ritme Sirkadian Rusak ?

Hal ini sangat berbahaya tentunya bagi kesehatan tubuh dan mental kamu, ada beberapa dampak negatif yang ditimbulkan dari rusaknya ritme sikardian tubuh, antara lain : 

 

 

Tidur yang tidak teratur menyebabkan insomnia ata tidur berlebihan, yang berakibat tubuh menjadi cepat lelah, sulit fokus, dan produktivitas menurun.

 

 

Ketika ritme sirkadian terganggu, metabolisme melambat dan tubuh cenderung menyimpan lebih banyak lemak dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2 karena kadar insulin yang tidak stabil.

 

 

Gangguan pada ritme sirkadian bisa menyebabkan tekanan darah tinggi dan peningkatan kolesterol, yang dapat berujung pada penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung, stroke, tekanan darah tinggi (hipertensi), gagal jantung, aritmia, dan penyakit jantung koroner.

 

 

Banyak penelitian menunjukkan bahwa ritme sirkadian yang terganggu berkaitan erat dengan gangguan seperti depresi, kecemasan, mood swing yang ekstrem, dan Risiko gangguan bipolar meningkat.

 

Baca Juga: Morning Routine Ini Bisa Bikin Hari Kamu Lebih Produktif

 

 

 

Tidur yang terganggu dapat menurunkan produksi sel darah putih, membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit.

 

 

 

Ketidakseimbangan ritme sirkadian juga bisa menyebabkan masalah pencernaan seperti maag, GERD, dan sembelit.

Puasa membawa banyak manfaat, namun juga harus tetap memperhatikan ritme sikardian tubuh agar terhindar dari dampak negatif terhadap rusaknya jam biologis tubuh kita, parahnya kerusakan pada ritme sikardian selama puasa dapat memengaruhi tidur, metabolisme, sistem kekebalan tubuh, dan bahkan suasana hati.

Namun, dengan menjaga pola tidur dan makan yang tepat, kita bisa meminimalkan dampak buruk tersebut, penting bagi kita untuk memperhatikan bagaimana tubuh kita merespons puasa dan berusaha menjaga keseimbangan agar tetap sehat selama menjalankannya.

 

Penulis: Fikri Raihan Pratama, Mahasiswa Magang Universitas Pembangunan “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT)

 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#diabetes #penyakit jantung #siklus tidur #Ritme Sirkadian #gerd #kesehatan mental #jam biologis #jam biologis juga memiliki pengaruh