Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Minum Es Teh setelah Makan Sebabkan Anemia dan Penyerapan Nutrisi Tidak Maksimal? Simak Faktanya

Redaksi Radar Nganjuk • Kamis, 3 April 2025 | 17:30 WIB
Minum Es Teh setelah Makan Sebabkan Anemia dan Penyerapan Nutrisi Tidak Maksimal
Minum Es Teh setelah Makan Sebabkan Anemia dan Penyerapan Nutrisi Tidak Maksimal

JP Radar Nganjuk- Es teh, terutama yang disajikan dengan tambahan gula, adalah minuman yang sangat digemari di Indonesia.

Namun, mengonsumsi es teh dalam jumlah berlebihan dapat berkontribusi pada risiko terjadinya anemia.

Hal ini disebabkan oleh kandungan tanin dalam teh yang dapat mengganggu penyerapan zat besi oleh tubuh.

Tanin adalah senyawa polifenol yang ditemukan dalam teh. Ketika teh dikonsumsi bersama makanan yang mengandung zat besi, tanin dapat mengikat zat besi tersebut, sehingga proses penyerapan oleh tubuh menjadi berkurang.

Berdasarkan penelitian, penyerapan zat besi bisa menurun hingga 70% jika teh langsung diminum setelah makan.

Anemia terjadi ketika kadar hemoglobin atau jumlah sel darah merah dalam tubuh turun di bawah level normal, sehingga kemampuan darah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh berkurang.

Konsumsi teh yang berlebihan, terutama bila diminum segera setelah makan, dapat meningkatkan risiko anemia.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih dari tiga cangkir teh per hari dapat meningkatkan risiko kekurangan zat besi, terutama bagi mereka yang sudah memiliki masalah dengan zat besi, folat, atau vitamin B12.

Untuk meminimalkan risiko anemia akibat konsumsi teh, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, antara lain:

1. Mengatur Waktu Konsumsi Teh
Disarankan untuk memberi jeda waktu sekitar 30 menit hingga 1 jam setelah makan sebelum mengonsumsi teh. Dengan cara ini, tubuh bisa menyerap zat besi dengan optimal tanpa terganggu oleh tanin dalam teh.

Baca Juga: Merawat Kesehatan Mata di Era Digital: Cara Mencegah Mata Lelah

2. Kurangi Konsumsi Teh Manis
Es teh manis tidak hanya mengandung gula tambahan yang menambah kalori, tetapi juga dapat meningkatkan risiko penyakit metabolik seperti diabetes.

Penulis: Effa Desiana Hidayah

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#anemia #tips #es teh #kafein