Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Tanda-Tanda Kolesterol Tinggi yang Terlihat di Mata, Apa Saja?

Elna Malika • Senin, 19 Mei 2025 | 00:35 WIB
Xanthelasma
Xanthelasma

JP Radar Nganjuk - Kolesterol tinggi sering kali disebut sebagai "silent killer" karena tidak selalu menunjukkan gejala yang jelas hingga masalah kesehatan serius seperti serangan jantung atau stroke terjadi.

Banyak orang tidak menyadari bahwa kadar kolesterol mereka bermasalah sampai komplikasi muncul. Namun, tahukah Anda bahwa mata bisa memberikan petunjuk awal tentang kondisi ini?

Beberapa tanda di mata dapat menjadi sinyal peringatan dini bahwa kadar kolesterol Anda perlu diperiksa.

Mata sering disebut sebagai jendela jiwa, tetapi ternyata juga bisa menjadi cerminan kesehatan tubuh, termasuk kadar kolesterol.

Penumpukan lemak akibat kolesterol tinggi dapat memengaruhi pembuluh darah dan jaringan di sekitar mata, menghasilkan tanda-tanda yang terlihat.

Dengan mengenali gejala ini, Anda bisa mengambil langkah cepat untuk memeriksakan kesehatan dan mencegah risiko yang lebih serius.

Berikut adalah beberapa tanda kolesterol tinggi yang bisa terdeteksi melalui mata:

Salah satu tanda paling umum adalah munculnya xanthelasma, yaitu benjolan kecil berwarna kuning atau kekuningan di sekitar kelopak mata, terutama di dekat sudut dalam mata.

Bercak ini terbentuk akibat penumpukan lemak di bawah kulit dan sering dikaitkan dengan kadar kolesterol LDL ("kolesterol jahat") yang tinggi.

Meski tidak berbahaya, xanthelasma bisa menjadi sinyal untuk memeriksakan kadar kolesterol Anda.

Arcus senilis adalah lingkaran berwarna abu-abu atau putih yang muncul di sekitar kornea, bagian bening di depan iris mata.

Cincin ini biasanya terlihat pada orang lanjut usia, tetapi jika muncul pada orang yang lebih muda (disebut arcus cornealis), ini bisa menjadi indikator kolesterol tinggi atau gangguan lemak lainnya.

Kondisi ini terjadi karena penumpukan lemak di kornea.

Kolesterol tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah, termasuk yang ada di retina mata.

Hal ini bisa memicu retinal vein occlusion, yaitu penyumbatan pembuluh darah di retina.

Gejalanya meliputi penglihatan kabur mendadak atau hilangnya penglihatan pada satu mata. Kondisi ini serius dan memerlukan perhatian medis segera.

Kadang-kadang, dokter mata dapat mendeteksi bintik kecil berwarna kuning mengilap di pembuluh darah retina selama pemeriksaan mata.

Bintik ini, yang disebut Hollenhorst plaque, adalah kristal kolesterol yang terlepas dari dinding arteri dan terbawa ke mata.

Ini adalah tanda peringatan adanya masalah kolesterol tinggi dan risiko penyakit kardiovaskular.

Jika Anda melihat salah satu tanda ini di mata, segera konsultasikan dengan dokter atau spesialis mata. Pemeriksaan kadar kolesterol melalui tes darah diperlukan untuk memastikan kondisi Anda.

Selain itu, perubahan gaya hidup seperti mengonsumsi makanan rendah lemak jenuh, berolahraga rutin, dan menghindari rokok dapat membantu mengelola kadar kolesterol.

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan obat seperti statin untuk menurunkan kolesterol.

Mata tidak hanya mencerminkan emosi, tetapi juga kesehatan tubuh Anda. Gejala seperti xanthelasma, arcus senilis, retinal vein occlusion, atau Hollenhorst plaque bisa menjadi petunjuk awal kolesterol tinggi.

Jangan abaikan tanda-tanda ini, karena mendeteksinya lebih dini dapat mencegah komplikasi serius di masa depan.

Periksakan mata dan kesehatan Anda secara rutin untuk menjaga tubuh tetap sehat!

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#mata #kornea #Xanthelasma #silent killer #radar nganjuk berita hari ini #gangguan pembuluh darah #arcus #kolesterol #kesehatan tubuh #bintik #gejala