JP Radar Kediri– Masih pakai daster belel, satu tangan nggendong bayi, tangan satunya lagi pegang termos. Kalau itu situasi Anda sekarang, tenang Mam, Anda tidak sendirian. Dunia pascamelahirkan memang bukan tempat yang ramah untuk olahraga, apalagi yang berjam-jam dan penuh keringat. Tapi, bukan berarti nggak bisa gerak sama sekali.
Untuk ibu-ibu yang lagi remuk redam setelah lahiran, berikut enam jurus anti-tekanan biar tetap bisa olahraga... versi realistis! Artikel ini diambil dari salah satu portal parenting di Amerika Serikat.
1. Yoga dari HP, Gak Perlu ke Studio
Ikut kelas virtual bisa jadi penyelamat. Cukup buka Zoom dari HP, tanpa perlu ribet dandan atau khawatir terlambat. Tapi ingat, tubuh baru lahiran rawan cedera. “Kalau terlalu cepat, bisa kena prolaps atau ngompol permanen,” ujar Kristin Sapienza, terapis panggul dari FemFirstHealth, New York.
Tips: Pasang cermin kecil di depan matras. Bisa koreksi gerakan sendiri, mirip kelas sungguhan tapi bebas dari orang lain yang napasnya bau.
2. Quickie 15 Menit, Sudah Cukup
Lupakan target sejam. Cukup 10–15 menit olahraga ringan asal konsisten. ’’Gerakan pelan tapi rutin justru lebih aman buat pemulihan,” kata Erica Romano, pelatih bersertifikat NASM.
Yang penting, dengarkan sinyal tubuh. Kalau ada gerakan yang bikin ngilu, langsung stop. Jangan paksakan, tubuh Anda baru saja melahirkan manusia, bukan edit dokumen!
3. Hitung Semuanya sebagai Olahraga
Nggak sempat olahraga? Jalan ke kamar mandi? Hitung. Dorong stroller? Hitung. Nafas dalam saat nonton sinetron? Hitung. Naik-turun betis sambil sikat gigi? Hitung juga.
’’Fokus ke postur aja udah bantu banget ngurangin nyeri,” kata seorang ibu baru. Kuncinya: syukuri tiap gerak kecil. Yang penting, gerak.
4. Scroll IG Sambil Keringatan
Lagi iseng buka Instagram? Selipkan video workout singkat. Banyak pelatih yang kasih kelas gratis, tanpa registrasi ribet.
Keuntungan lain? Cuma instruktur yang kelihatan. Nggak bakal ada yang lihat daster Anda penuh noda ASI dan sport bra yang tinggal karet.
5. Nonton Kelas Dipercepat 1.5x
Ini trik ibu malas tapi cerdas. Video 1 jam jadi 40 menit. Tapi ingat, trik ini cuma untuk kelas santai. Jangan coba di kelas HIIT, bisa-bisa malah cidera.
’’Saya pakai trik ini kalau instrukturnya kebanyakan ngomong atau kelamaan tahan pose,” curhat seorang ibu dari Bandung. Efektif, hemat waktu, dan tetap bisa ngurus bayi.
6. Atau Yaudah, Nggak Usah Dulu
Terpenting dari semua tips: kalau belum siap, nggak usah dipaksakan. Banyak ibu baru baru olahraga serius setelah anaknya umur setahun.
Menyusui atau pumping itu sudah olahraga berat. Membesarkan bayi itu pekerjaan full-time tanpa libur. Jadi, jangan bandingkan diri dengan influencer yang seminggu pasca lahiran sudah pamer perut sixpack.
Kata Akhir:
Tubuh ibu adalah pejuang. Tapi bahkan pejuang juga perlu istirahat. Jangan kejar "bounceback", kejar kenyamanan dan kebugaran dulu.
’’Hari ini bisa mandi dan minum kopi panas tanpa tumpah aja udah hebat. Olahraga bisa nyusul.’’
Editor : Redaksi Radar Nganjuk