JP RADAR NGANJUK-Bagi sebagian orang, susu kambing mungkin terdengar sebagai minuman “tradisional” yang jarang dikonsumsi sehari-hari. Padahal, di balik rasanya yang khas, susu kambing menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan tubuh.
Bahkan, sejumlah penelitian internasional dan nasional menyebut susu kambing punya kandungan gizi dan sifat bioaktif yang tak kalah bahkan dalam beberapa hal melebihi susu sapi.
Baca Juga: Pusing dan Lemas Akibat Darah Rendah? Konsumsi 5 Makanan Ini, Efeknya Cepat Terasa
Salah satu keunggulannya adalah sifat hypoallergenic. Susu kambing memiliki kadar alfa-S1 kasein yang lebih rendah dibanding susu sapi. Artinya, risiko memicu alergi jadi lebih kecil. Ukuran globula lemaknya pun lebih kecil, membuatnya mudah dicerna dan nyaman di perut. Tak heran, susu kambing kerap direkomendasikan untuk bayi (di atas 6 bulan), lansia, dan orang dengan gangguan pencernaan.
Dari sisi kandungan nutrisi, susu kambing kaya akan kalsium, fosfor, magnesium, kalium, vitamin A, B2, dan D. Semua ini berperan penting untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi, mendukung sistem imun, serta memperlancar metabolisme tubuh.
Baca Juga: Black Garlic? Bentuknya Aneh, Rasanya Manis, Khasiatnya Bikin Kaget!
Kandungan Medium Chain Triglycerides (MCT) di dalamnya juga bisa diubah menjadi energi cepat, cocok untuk mereka yang butuh tenaga ekstra atau sedang dalam masa pemulihan.
Tak berhenti di situ, susu kambing juga punya kandungan lactoferrin, immunoglobulin, dan Conjugated Linoleic Acid (CLA) yang terkenal sebagai antiinflamasi, antioksidan, sekaligus menjaga kesehatan jantung. CLA ini membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, sehingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Manfaatnya terasa untuk semua usia. Pada bayi, susu kambing membantu pembentukan sistem imun dan mikrobiota usus yang sehat. Anak-anak akan terbantu pertumbuhan tulang, gigi, serta perkembangan otak.
Bagi orang dewasa, susu kambing membantu menjaga tekanan darah, berat badan, dan metabolisme lemak. Sementara pada lansia, kandungan mineral dan antioksidannya membantu mencegah osteoporosis sekaligus menjaga fungsi saraf.
Baca Juga: Tulang Ngilu & Badan Mudah Lelah? Bisa Jadi Tubuh Kekurangan Vitamin D
Produk olahan fermentasi susu kambing, seperti yogurt dan keju, juga tidak kalah sehat. Kandungan probiotiknya baik untuk pencernaan, membantu pemulihan anemia, dan melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat stres oksidatif. Selain itu, susu kambing juga punya buffering capacity yang tinggi membantu menjaga keseimbangan asam-basa tubuh agar tetap stabil.
Dengan semua manfaat ini, tak heran susu kambing kini semakin populer di berbagai negara sebagai susu sehat dan makanan fungsional. Jadi, jangan ragu untuk mulai memasukkan susu kambing ke dalam menu harian. Siapa tahu, tubuh lebih bugar, tulang lebih kuat, dan daya tahan tubuh pun makin prima.
Baca Juga: Bunga Telang: Si Cantik Biru yang Kaya Manfaat bagi Kesehatan
Penulis: Dinda Lailli Ningtyas-Mahasiswa UIN SATU Tulungagung
Editor : Miko