Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

5 Dampak Emosional bagi Seorang Anak Perempuan Tanpa Figur Ayah

Internship Radar Kediri • Senin, 25 Agustus 2025 | 18:48 WIB
ayah dan anak perempuan
ayah dan anak perempuan

JP RADAR NGANJUK - Pernah merasa tidak percaya diri, rapuh, merasa orang sekitar membenci, dan tidak layak dicintai? Sebenarnya semua itu berakar pada satu hal yang dulu terasa biasa. Sosok ayah yang tidak hadir secara emosional. Menurut para psikolog, ketiadaan figur ayah dapat meninggalkan dampak jangka panjang, terutama pada anak perempuan. Berikut lima dampak emosional yang paling sering muncul.

1. Low Self Worth (tidak pernah merasa cukup dan pantas)

Anak tanpa figur ayah cenderung tumbuh dengan harga diri bersyarat. Mereka merasa harus selalu menjadi yang terbaik agar tidak ditinggalkan. Kehadiran ayah sangat diperlukan untuk memberi validasi, tanpa itu perempuan tumbuh dengan keyakinan bahwa dirinya harus berprestasi, harus cantik, harus sempurna baru layak dicintai. Ini dapat menciptakan luka yang menganga lebar di kemudian hari.

2. Fear of Abandonment (perasaan takut ditolak yang tidak normal)

Ketidakhadiran seorang ayah bisa membuat anak perempuan hidup dengan penuh ketakutan. Takut ditinggal tanpa alasan yang jelas. Jika orang terdekat berubah sedikit saja, mereka akan menyalahkan dirinya sendiri. Kemudian muncul rasa takut yang tak bisa dihindari. Saat dewasa ia akan tumbuh menjadi pribadi yang mudah cemas, cenderung berpikir negatif terhadap suatu hubungan, bahkan mengorbankan diri demi orang lain tidak pergi

3. Hyper Independence (terlalu mandiri)

Jika saat kecil ia tidak pernah bisa bersandar pada sosok ayah, saat dewasa ia akan berpegang pada prinsip bergantung dengan orang lain hanya akan melukai. Mereka tidak meminta pertolongan orang lain. Seolah kuat tapi sedang melindungi luka kepercayaan agar tidak tergores kembali.

4. Sulit Menerima Cinta (unable to be loved)

Tanpa pengalaman dicintai oleh figur ayah, banyak perempuan tumbuh dengan ketidakmampuan menerima kebaikan. Perasaan tidak pantas akan selalu muncul dalam pikiran mereka. Mereka lebih familiar dengan rasa cinta yang dingin, tana perhatian, rumit, atau penuh perjuangan karena itulah yang mereka kenal.

5. Kekosongan Emosional

Selalu merasa kurang adalah akibat yang paling sering terbaca oleh kasus ini. Anak perempuan selalu merasa tidak lengkap. Mereka cenderung tidak tahu apa yang salah dalam diri mereka, tetapi mereka selalu merasa kurang. Hal ini bisa menorehkan masalah psikologis yang serius di kemudian hari.

Ketika suara sosok ayah tidak pernah terdengar, selalu ada ruang kosong yang tidak pernah bisa diisi dengan apapun. Tidak adanya figur ayah bukan berarti hidup berakhir dalam luka. Menyadari dampak ini adalah langkah pertama untuk pulih. Dengan dukungan yang tepat baik dari lingkungan, terapis, maupun diri sendiri, seorang perempuan bisa belajar kembali membangun harga diri, menerima cinta, dan menemukan rasa utuh dari dalam dirinya.

 

Widia Isnaini Rochmatun Nikmah - Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya

Editor : Jauhar Yohanis
#psikologi #inner child #kesehatan mental #keluarga #perempuan