Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

5 Penyebab Sariawan yang Jarang Diketaui, Bukan Cuma Kurang Vitamin C!

Internship Radar Kediri • Minggu, 31 Agustus 2025 | 19:05 WIB

Ilustrasi sariawan
Ilustrasi sariawan
JP RADAR NGANJUK- Sariawan memang sering dianggap hal sepele dan biasanya dikaitkan dengan kurang vitamin C. Padahal, banyak faktor lain yang bisa memicu munculnya luka kecil di mulut ini. Mengetahui penyebabnya bisa membantu kamu mencegah sariawan datang lagi dan menjaga kenyamanan mulut sehari-hari.

1. Stres dan Kelelahan 

Stres berlebihan bisa menurunkan sistem imun, sehingga tubuh lebih rentan terhadap luka di mulut yang berkembang menjadi sariawan. Kelelahan fisik akibat kurang tidur atau pekerjaan berlebihan juga melemahkan daya tahan tubuh. Contohnya, saat sedang sibuk ujian atau deadline pekerjaan, banyak orang melaporkan sariawan muncul lebih sering. Mengelola stres dengan meditasi, olahraga ringan, atau tidur cukup dapat membantu mencegah sariawan.

2. Luka Akibat Gigitan atau Gesekan 

Trauma fisik pada mulut, seperti menggigit lidah, pipi, atau bibir secara tidak sengaja, bisa memicu sariawan. Selain itu, kawat gigi, gigi tajam, atau sikat gigi yang terlalu keras dapat mengiritasi jaringan mulut. Luka kecil ini biasanya menjadi tempat mudah munculnya sariawan. Tipsnya, gunakan sikat gigi berbulu lembut dan perhatikan posisi makan atau mengunyah agar tidak melukai mulut

3. Faktor Hormon

Perubahan hormon, khususnya pada wanita saat menstruasi, kehamilan, atau menopause, dapat mempengaruhi respons imun dan sensitivitas jaringan mulut (Scully & Porter, 2008). Hal ini membuat sariawan lebih mudah muncul pada waktu tertentu. Mengelola stres, menjaga pola makan sehat, dan asupan vitamin bisa membantu mengurangi risiko sariawan akibat hormon.

4. Makanan Pedas, Asam, dan Panas

Beberapa jenis makanan juga bisa membuat sariawan lebih mudah muncul. Makanan yang terlalu pedas, asam, atau panas bisa mengiritasi mulut. Contohnya, makan jeruk terlalu banyak saat bibir atau lidah sedang sensitif bisa menyebabkan luka di mulut. Perhatikan makanan yang memicu sariawan dan coba kurangi atau hindari sementara.

5. Kurang Nutrisi

Selain vitamin C, kekurangan zat besi, vitamin B12, dan asam folat juga bisa meningkatkan risiko sariawan. Nutrisi-nutrisi ini penting untuk regenerasi sel dan kesehatan mulut. Jika tubuh kekurangan gizi, sel-sel di mulut lebih rentan rusak dan sulit sembuh. Makan makanan kaya zat besi (daging merah, bayam), vitamin B12 (telur, ikan), dan folat (sayuran hijau, kacang-kacangan) bisa membantu mencegah sariawan.

 

Widia Isnaini Rochmatun Nikmah - Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya

Editor : Miko
#kelelahan #vitamin c #stres #Perubahan Hormon #sariawan #Kesehatan Mulut #penyebab sariawan