JP RADAR NGANJUK - Kalau kamu sering memasak telur, pasti pernah menjumpai gumpalan atau benang putih kecil yang menempel di dekat kuning telur. Sebagian orang mungkin langsung menganggapnya kotoran, ada juga yang buru-buru membuangnya karena takut berbahaya.
Padahal, gumpalan putih ini bukan hal asing sama sekali. Ia punya nama, fungsi, bahkan bisa menjadi indikator kualitas telur. Si kecil ini disebut chalaza.
Setiap butir telur ayam memiliki dua chalaza. Bentuknya berupa pita spiral berwarna putih, menempel di kedua sisi kuning telur, lalu menjulur ke arah membran bagian dalam cangkang. Fungsinya cukup penting yaitu menjaga posisi kuning telur tetap stabil di tengah agar tidak bergeser ke dinding cangkang.
Bayangkan kalau chalaza tidak ada. Saat telur terguncang, kuning telur bisa mudah pecah atau menempel pada sisi cangkang. Dengan adanya chalaza, telur lebih aman dari “benturan internal.” Menariknya, kedua pita ini melilit ke arah yang berlawanan, sehingga tidak bisa terurai dan bekerja seperti penyangga elastis yang kokoh.
Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah chalaza aman dimakan? Jawabannya, tentu saja aman. Bentuknya memang bisa membuat kita kehilangan selera. Apalagi jika menempel menggumpal di putih telur yang seharusnya halus. Namun, chalaza sepenuhnya alami dan tidak berbahaya.
Bahkan, keberadaan chalaza yang jelas justru menjadi tanda bahwa telur itu masih segar. American Egg Board menyebutkan bahwa telur dengan grade AA dan A biasanya memiliki chalaza yang menonjol. Sebaliknya, chalaza bisa samar atau hilang sama sekali pada telur dengan grade B, yang biasanya sudah lebih lama disimpan.
Menurut Amy Barkley, spesialis peternakan dari Cornell Cooperative Extension, ayam muda menghasilkan telur dengan putih lebih kental dan chalaza lebih kuat. Sebaliknya, ayam yang lebih tua cenderung menghasilkan putih telur yang lebih cair, sehingga chalaza tampak kurang jelas.
Meski aman dimakan, chalaza terkadang bisa mengganggu tekstur masakan tertentu. Misalnya pada hidangan seperti custard, puding telur, atau adonan kue yang membutuhkan hasil sangat halus dan lembut. Jika chalaza dibiarkan, teksturnya bisa terasa menggumpal di lidah.
Jadi, tidak perlu khawatir dengan chalaza. Chalaza adalah bagian alami dari telur yang berfungsi melindungi kuning telur. Ia bukan kotoran, bukan tanda telur rusak, apalagi berbahaya bagi tubuh. Justru sebaliknya, chalaza bisa membantu kita mengenali telur segar dengan lebih mudah.
Widia Isnaini Rochmatun Nikmah - Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Jauhar Yohanis