JP RADAR NGANJUK-Chia seed dan selasih sekilas tampak mirip—keduanya mungil, mengembang saat direndam, dan sering dipakai dalam minuman atau makanan ringan.
Namun, meskipun sama-sama menyehatkan, keduanya berbeda dari berbagai segi, mulai dari kandungan nutrisi, tekstur, cara konsumsi, hingga manfaat dominannya. Karena itu, penting untuk mengenali karakteristik masing-masing agar bisa memilih sesuai kebutuhan tubuh.
Walau mirip tampilan, sebenarnya ada perbedaan cukup jelas antara chia seed dan selasih:
Baca Juga: Warga Nganjuk Harus Tau! Ini Olahan Jahe yang Cocok Diminum Saat Musim Hujan
1. Serat: Selasih lebih tinggi serat (±15 g/oz) dibanding chia (±10 g/oz).
2. Omega-3 & Protein: Chia unggul sebagai sumber protein dan asam lemak omega-3 nabati.
3. Mineral: Selasih lebih banyak kalsium dan zat besi, sedangkan chia lebih seimbang antara kalsium, magnesium, dan fosfor.
4. Tekstur & Penggunaan: Selasih mengembang lebih cepat dan cocok untuk minuman segar, sementara chia cenderung dipakai untuk puding, smoothie, dan bahan roti.
5. Asal & Jenis Tanaman: Chia berasal dari tumbuhan Salvia hispanica (mint family), sedangkan selasih dari Ocimum basilicum (basil).
Baca Juga: Benarkah Permen Karet Bisa Redakan Naiknya Asam Lambung? Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Menurut Good Housekeeping (2025), chia seed memiliki berbagai manfaat kesehatan, yaitu:
1. Melancarkan pencernaan – serat tinggi membantu menjaga saluran pencernaan tetap sehat.
2. Mendukung program diet – serat membuat kenyang lebih lama, mengurangi keinginan ngemil berlebihan.
3. Menjaga kesehatan otot dan metabolisme – protein nabati memperkuat otot dan mendukung metabolisme tubuh.
4. Melindungi jantung dan otak – omega-3 (ALA) bermanfaat untuk fungsi jantung dan kognisi.
Baca Juga: Ini yang Terjadi pada Tubuhmu jika Tidak Sarapan
5. Memperkuat tulang dan fungsi tubuh – mineral seperti kalsium, magnesium, dan besi mendukung kesehatan tulang dan organ.
6. Melawan kerusakan sel – antioksidan membantu menangkal radikal bebas dan menunda penuaan dini.
Dengan berbagai perbedaan dan keunggulan masing-masing, chia seed dan selasih sama-sama bisa menjadi tambahan bernutrisi untuk menu harian. Memahami karakteristik dan manfaat masing-masing memungkinkan kita memilih sesuai kebutuhan tubuh.
Apakah untuk mendukung pencernaan, menjaga kesehatan jantung, atau sekadar menambah variasi minuman dan makanan. Dengan demikian, keduanya bukan hanya sekadar biji mungil, tetapi superfood yang benar-benar serbaguna dan bermanfaat bagi kesehatan.
Baca Juga: 5 Penyebab Sariawan yang Jarang Diketaui, Bukan Cuma Kurang Vitamin C!
Penulis: Redinta Rachma Ayshafa - Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Jauhar Yohanis