Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Hati Hati! Besihkan Telinga dengan Cotton Bud Bisa Berbahaya

Internship Radar Kediri • Senin, 8 September 2025 | 20:48 WIB
Membersihkan telinga menggunakan cotton bud terlalu dalam dapat menyebabkan sumbatan, infeksi, dan cedera pada telinga
Membersihkan telinga menggunakan cotton bud terlalu dalam dapat menyebabkan sumbatan, infeksi, dan cedera pada telinga

JP RADAR NGANJUK-Ada berbagai dampak negatif yang dapat timbul jika kamu membersihkan telinga secara sembarangan. Bahkan, seorang wanita muda dari Australia hampir meregang nyawa karena infeksi pada saluran telinga bagian dalam. Hal ini diduga kuat karena cotton bud, alat pembersih telinga yang dapat kamu temui di mana saja.

Kebiasaan membersihkan telinga dengan cotton bud tidak bisa dianggap sepele. Faktanya, telinga sudah bisa membersihkan dan mengeluarkan kotorannya sendiri. Kotoran keluar pada saat kita berbicara, mengunyah, dan kegiatan lain yang melibatkan rahang.

Membersihkan telinga dengan cotton bud boleh dilakukan hanya untuk daun telinga saja. Mengorek telinga dengan cotton bud membuat kotoran semakin masuk ke dalam. Jika kotoran mengendap dan mengeras akan menghambat sirkulasi dalam telinga. Gangguan pendengaran dapat terjadi karena masalah ini.

Gerakan cotton bud yang terlalu dalam dapat melukai dinding telinga atau bahkan merobek gendang telinga. Luka ini menyakitkan dan bisa memerlukan perawatan medis serius.

Luka kecil akibat cotton bud menjadi pintu masuk bakteri, sehingga saluran telinga berisiko mengalami infeksi. Tanda infeksi biasanya nyeri, gatal, atau keluar cairan dari telinga.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari membersihkan telinga menggunakan cotton bud. Gunakan kain lembap atau tisu hanya untuk membersihkan daun telinga. Untuk telinga bagian dalam gunakan tetes telinga khusus. Jika kotoran menumpuk dan mengganggu pendengaran segera periksa ke dokter THT.

Cotton bud aman hanya untuk bagian luar telinga. Memasukkannya ke saluran telinga berisiko menyebabkan sumbatan, infeksi, atau cedera serius.

 

Widia Isnaini Rochmatun Nikmah-Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya

Editor : Jauhar Yohanis
#kesehatan #infeksi telinga #cotton bud #telinga