JP RADAR NGANJUK- Wasir atau yang kerap disebut ambeien cukup banyak dialami masyarakat. Penyakit ini terjadi akibat adanya pelebaran serta pembengkakan pembuluh darah di area anus maupun rektum. Kondisi tersebut biasanya menimbulkan keluhan berupa nyeri, rasa tidak nyaman seperti ada yang mengganjal, gatal, hingga munculnya darah saat buang air besar.
Tanpa disadari, kebiasaan memainkan ponsel saat berada di toilet dapat meningkatkan risiko munculnya wasir. Fakta ini terungkap melalui penelitian yang dimuat dalam jurnal PLoS One.
Penelitian tersebut menemukan bahwa hampir setengah responden (46 persen) yang memakai ponsel di kamar mandi cenderung mengalami gangguan pada saluran pencernaan. Hal ini terungkap dari hasil pemeriksaan kolonoskopi.
Kebiasaan duduk terlalu lama di toilet membuat aliran darah terhambat dan memberi tekanan lebih besar pada pembuluh darah vena, sehingga memicu terbentuknya wasir.
Sebuah studi yang dilakukan di Beth Israel Deaconess Medical Center meneliti kebiasaan menggunakan ponsel di toilet dengan kondisi kesehatan pencernaan. Para peneliti menyurvei 125 orang berusia 45 tahun mengenai frekuensi penggunaan ponsel saat berada di kamar mandi, lalu menghubungkannya dengan hasil kolonoskopi.
Dari survei tersebut, 66 persen atau 83 responden mengaku rutin menggunakan ponsel pintar di toilet. Menariknya, kelompok ini rata-rata tujuh tahun lebih muda dibandingkan mereka yang tidak menggunakan ponsel, dan cenderung memiliki aktivitas fisik lebih rendah.
Hasil kolonoskopi menunjukkan, sekitar 43 persen partisipan memiliki gejala hemoroid atau wasir, baik dalam bentuk internal maupun eksternal. Kondisi ini biasanya memunculkan keluhan berupa nyeri dan perdarahan akibat pembengkakan pembuluh darah di area anus.
Menurut penulis utama, Dr. Trisha Pasricha, ahli gastroenterologi, tingkat sembelit, kebiasaan mengejan, serta faktor lain sebenarnya tidak jauh berbeda antara pengguna maupun non-pengguna ponsel.
Perbedaan utamanya terletak pada durasi duduk di toilet. Membawa ponsel di toilet meningkatkan peluang berada di toilet lebih lama. Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang menggunakan ponsel di toilet berpeluang 46 persen lebih tinggi mengalami wasir.
Namun, para peneliti menegaskan bahwa penelitian ini belum bisa memastikan apakah penggunaan ponsel itu sendiri yang menjadi penyebab utama, sehingga diperlukan studi lanjutan dengan cakupan yang lebih luas.
Widia Isnaini Rochmatun Nikmah-Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Editor : Jauhar Yohanis