JP RADAR NGANJUK- Masyarakat yang sering beraktivitas fisik seperti pekerja lapangan atau pedagang pasti pernah merasakan pegal yang luar biasa. Rendaman air garam bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi hal ini.
Merendam kaki dengan air garam adalah terapi rumahan yang telah dilakukan sejak zaman dahulu. Caranya pun cukup mudah. Langkah pertama, siapkan wadah berisi air hangat secukupnya. Tambahkan garam lalu larutkan hingga menyatu dengan air.
Bila garam dapur tidak tersedia, pilih garam lain seperti garam laut atau garam Epsom. Setelah itu, masukkan kaki ke dalam rendaman tersebut dan biarkan selama kurang lebih 20–30 menit agar otot terasa lebih rileks.
Melansir dari hellosehat.com kandungan dalam garam dapat merelaksasi otot dan mencegah dari kram, kejang, hingga pegal linu. Menggunakan garam Epsom untuk merendam kaki juga bermanfaat untuk meningkatkan sirkulasi darah ke area yang terasa pegal tersebut.
Merendam kaki dengan air garam bisa dilakukan kapan saja. Setelah beraktivitas, pagi hari, malam hari sebelum tidur juga waktu yang cocok. Dr Nadia Nurotul Fuadah dalam situs alodokter mengungkap bahwa air hangat memang bisa membantu melancarkan aliran darah, sehingga meredakan rasa lelah dan pegal sehabis beraktifitas.
Bagi sebagian orang cara ini bisa memberikan efek yang kurang baik, seperti iritasi yang membuat kulit terasa perih, kemerahan, bruntusan, bengkak, melepuh, atau muncul banyak lagi keluhan lainnya. Bukan itu saja, air hangat yang tidak steril juga bisa menjadi media berkembangbiaknya mikroorganisme berbahaya penyebab infeksi kulit.
Jika kulit yang mengalami iritasi ini kemudian terinfeksi sekunder, maka bisa muncul keluhan lain yang lebih hebat, seperti luka berair atau bernanah. Jadi, jika tampak terjadi iritasi atau rasa kurang nyaman, kamu bisa berhenti menggunakan metode ini.
Widia Isnaini Rochmatun Nikmah- Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Editor : Jauhar Yohanis